Komponen Racing

Tanpa Stabiliser, Fungsi Per dan Suspensi Balap Takkan Optimal

Ahmad Garuda    •    Jumat, 30 Jun 2017 18:44 WIB
komponen aftermarket
Tanpa Stabiliser, Fungsi Per dan Suspensi Balap Takkan Optimal
Komponen stabiliser, menjadi paket pelengkap pemasangan per dan suspensi khusus untuk racing. ABT Sportsline

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak orang berpendapat, untuk mengangkat performa mobil seperti body roll saat berada di tikungan untuk lebih baik, tinggal setel atau mengganti suspensi dan per khusus untuk balap. Untuk penggunaan non ekstrim, sepintas memang akan terbilang sangat masuk akal.

Tapi bagi rumah modifikasi performa ABT Sportsline di Jerman, per dan suspensi racing belum paket komplit performa mobil untuk sistem kaki-kaki. Tuner spesialis khusus untuk mengangkat performa mesin itu, menganggap bahwa ada satu komponen lagi yang terkadang dilupakan, yaitu stabiliser.

"Meski pun banyak yang menganggap bahwa mengganti suspensi dan per racing akan menambah performa mobil secara keseluruhan, tapi sebenarnya masih jauh dari kata komplit kalau belum menggunakan panel stabiliser. Ini sangat penting peranannya untuk menjaga stabilitas mobil saat bermanuver," klaim Managing Director ABT Sportsline, Hans-Jurgen Abt.

Stabiliser buat mobil high performance, biasanya dibuat lebih rigid

Pentingnya memasang stabiliser saat mengganti paket per dan suspensi baik untuk penggunaan harian maupun penggunaan balapan, agar handling mobil lebih dinamis. Bantingan kendaraan (body roll) atau dikenal pergerakan longitudinal mobil, lebih tereduksi.

Pemasangan komponen ini biasanya dilakukan untuk dua bagian sekaligus. Yaitu di bagian atas yang dikenal dengan istilah stabiliser dan bagian bawah yaitu torsion bars. keduanya menghubungkan suspensi kanan dengan kiri dan membuat tekanan ke bagian suspensi lebih kaku.

Hasilnya, mobil tidak akan terlihat membuang bodinya ke kanan jika berbelok ke kiri dan begitu pula sebaliknya. Komponen ini menjadi komponen wajib yang harus ada atau diganti ketika mobil dimodifikasi menjadi mobil balap.

Keuntungan lain yang diperoleh selain memperbaiki handling berkendara dan mencegah body roll, juga bisa mencegah kemungkinan terjadinya understeer saat mengemudi kencang. Kemudian juga mencegah beban yang lebih besar di bagian luar ban, sehingga kemungkinan aus sebelah, bisa diminimalisir.


(UDA)