Safety Riding

Etika Lampu Sein, Minimal 3 Detik Sebelum Belok

Ekawan Raharja    •    Kamis, 12 Oct 2017 16:17 WIB
safety riding
Etika Lampu Sein, Minimal 3 Detik Sebelum Belok
Hidupkan lampu sein tiga detik sebelum bermanuver di jalan raya. Honda

Metrotvnews.com: Melakukan manuver saat di jalan, berpindah jalur atau berbelok, memang lazim dilakukan oleh pengguna jalan. Sudah pasti sebelum melakukan manuver, pengemudi harus menghidupkan lampu sein di sepeda motornya.

Terus kapan sebaiknya kita menghidupkan lampu sein? "Apabila kita ingin berbelok atau mengubah arah sebaiknya memberi sinyal dengan menyalakan lampu sein tiga detik sebelum berbelok ke arah yang dituju," ujar Instruktur Safety Riding PT Astra Internasional (Main dealer Honda Irian Jaya), Irfandy Achmad, seperti dikutip dari laman resmi Honda.

Hal ini dilakukan agar orang yang ada di sekitar kita tahu bahwa sepeda motor ini akan bermanuver. Sehingga pengendara yang ada di belakang bisa mengantisipasi dan memberikan jalan.

Selain itu, alasan tiga detik ini juga terkait dengan kemampuan manusia berfikir. Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa manusia membutuhkan waktu minimal tiga detik dari menerima informasi sampai berekasi.

"Pertama pengemudi pasti melihat, kemudian signal ini di kirim ke otak dan akan diolah untuk keputusan yang harus di ambil. Jika harus melakukan pengereman, maka otak akan menyuruh kaki dan tangan untuk mengerem. Ini memerlukan waktu minimal tiga detik," terang pria yang sudah 30 tahun lebih menggeluti dunia safety driving dan riding.

Kemudian Ifandy Achamad juga mengingat sebelum berbelok lihat juga kondisi di sekitar, khususnya ke belakang melalui kaca spion. Jangan lupa kepala ikut juga menoleh untuk melihat titik blind spot spion.


(UDA)