Tips Mobil

Kenali Gejala Suspensi Mobil Rusak

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 12 Oct 2016 09:25 WIB
tips mobil
Kenali Gejala Suspensi Mobil Rusak
Shockbreaker mobil rusak ditandai merembesnya oli di bagian as tengah. Samarins

Metrotvnews.com, Jakarta: Suspensi pada mobil berfungsi untuk meredam guncangan, bila piranti yang satu ini sudah lemah (mati), dapat dipastikan berkendara menjadi tidak nyaman. Sehingga penting untuk mengenali seperti apa gejala-gejala awal komponen ini mengalami masalah.

Suspensi yang sudah lemah akan membuat mobil terasa limbung saat berbelok dengan kecepatan tinggi, dan mengeluarkan bunyi ketika melewati jalan bergelombang.

Entis, mekanik sekaligus pemilik bengkel spesialis per dan suspensi Cahaya Per di bilangan Bekasi, Jawa Barat, menerangkan. Suspensi yang rusak parah, ditandai dengan merembesnya oli di bagian as tengah, dan membuat permukaan ban mobil habis tidak rata atau bergelombang (benjol).

Kerusakan suspensi dapat disebabkan usia pakai dan kondisi jalan jelek yang dapat memperpendek usia shock. Untuk memperbaikinya dapat langsung mengganti dengan yang baru jika memang punya alokasi dana lebih. Tapi kalau ingin murah, solusinya bisa dilakukan rekondisi.

"Selain lebih murah dan menghemat kocek Anda, suspensi rekondisi tenyata bisa awet dan tahan lama. Kelebihan lainnya yaitu dapat disetel tingkat kelenturannya (keras/empuk) sesuai selera pemilik kendaraan. Namun hasil yang baik dan sesuai harapan, harus dikerjakan montir profesional dan benar-benar ahli dalam urusan kaki-kaki mobil," tutur Entis.

"Bengkel seharusnya dapat memberikan solusi dan merekomendasikan beberapa dari bagian mobil yang dapat diperbaiki dan diganti karena rusak. Sehingga konsumen tepat sasaran mengeluarkan biaya perbaikan," sambungnya.

Entis menyarankan, untuk penggantian atau perbaikan suspensi sebaiknya dilakukan sekaligus sepasang (kiri dan kanan). Penggantian satu suspensi kemungkinan akan berbeda kondisi dengan sebelahnya sehingga feeling di mobil menjadi tidak sama.


(UDA)