Tips Knowledge

Ban Simetris, Haram Hukumnya Rotasi Diagonal

Ahmad Garuda    •    Jumat, 09 Mar 2018 06:49 WIB
safety drivingtips knowledge
Ban Simetris, Haram Hukumnya Rotasi Diagonal
Penunjuk arah gulir ban jadi acuan paling gampang untuk tak melakukan rotasi diagonal. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Melakukan rotasi ban mobil, adalah salah satu trik yang dilakukan banyak orang untuk mengirit pengeluaran membeli ban baru. Biasanya karena ada dua ban saja yang sudah aus dan sang pemilik ingin membuat kadar keausannya sama untuk melakukan penggantian satu set.

Teknik rotasi pun biasanya dilakukan dengan cara diagonal. Ban kiri bagian belakang biasanya dipindahkan ke bagian kanan depan dan sebaliknya. Begitu pun dengan ban sebelahnya. Namun Anda patut waspada jika anda menggunakan tipe ban simetris atau yang dilengkapi dengan arah 'Rotasi' lalu terdapat tanda panah.

Menurut penjelasan Technical Support Fast, Muksin, bahwa arah rotasi yang terdapat di logo ban, itu tidak cocok untuk sistem rotasi diagonal. Kalau posisinya di sebelah kanan ya rotasi bannya juga harus ditempatkan di sebelah kanan.

"Kalau diberlakukan rotasi diagonal, maka itu akan mengubah arah penggunaan ban. Kembangannya bisa kita lihat menuju ke satu titik dan ini adalah ciri-ciri ban dengan desain simetris. Ban ini biasanya menganut konsep high performance karena bentuk pembuangan air atau celah-celah kembangannya besar-besar. Itu juga penyabab ban ini lebih nyaman digunakan saat kondisi jalan basah," klaim Muksin.

Muksin melanjutkan bahwa selain ciri-ciri yang paling mudah dikenali dari ban yaitu titik alur kembangan yang cenderung menuju ke satu titik, ciri lain adalah terdapat logo arah rotasi ban di tirewall. Arah rotasi inilah yang seharusnya jadi panduan para bengkel untuk tidak melakukan rotasi diagonal.

Lalu apa efeknya jika rotasi diagonal tetap dilakukan? Muksin menjelaskan bahwa performa dan bantingan mobil tidak akan nyaman. Mengingat arah rotasi ban terbalik. Kalau dalam penggunaan dengan kecepatan rendah, kemungkinan masih takkan terasa. Saat digunakan di kecepatan tinggi, maka efeknya baru akan terasa.


(UDA)