Tips Knowledge

Boleh Mencampur Oli Mesin Ragam Merek?

Ekawan Raharja    •    Rabu, 05 Sep 2018 06:47 WIB
tips knowledge
Boleh Mencampur Oli Mesin Ragam Merek?
Ada syaratnya jika ingin mencampurkan oli mesin yang berbeda merek. Medcom.id

Bogor: Selain mencampurkan bensin, ada juga perilaku pemilik mobil di Indonesia yang mencampur-campurkan berbagai oli mesin. Alasannya beragam, ada yang memang sekadar untuk menambah volume oli sampai untuk menekan biaya.

Technical Specialist PT Pertamina Lubricants, Agung Prabowo, menjelaskan bergonta-ganti pelumas mesin kendaraan sah saja. Asalkan tingkat kekentalan (SAE) dan jenis oli yang digunakan sama, dan tentunya sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

"Kalau tipe olinya sama, SAE-nya sama, tidak ada masalah saja," kata Agung Prabowo di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Agung juga memperingatkan potensi kerusakan mesin apa bila sering mencampurkan oli yang memiliki formula yang berbeda. Efeknya akan ada endapan yang bisa membuat kinerja mesin terhambat, dan lambat laun bisa merusak mesin.

Untuk itu, pengguna kendaraan diharuskan melakukan flushing alias mengosongkan ruang oli. Sehingga endapan yang berada di ruang oli juga bisa ikut terbersihkan.

Terkait pergantian jenis oli dari tipe sintetis ke pelumas konvensional, Agung Prabowo mengatakan hal itu boleh saja asalkan pelumas yang digunakan sesuai dengan spesifikasi mesin. Salah satu keunggulan oli sintetis ketimbang konvensional adalah daya tahannya terhadap panas.

"Kalau memang ada oli dari base oil dengan performa yang sama, mengapa harus pakai yang lebih mahal."


(UDA)