Tips Motor

Rantai Motor Terkunci, Nyawa Bisa Jadi Taruhan

Ekawan Raharja    •    Selasa, 02 Jan 2018 11:48 WIB
tips motor
Rantai Motor Terkunci, Nyawa Bisa Jadi Taruhan
Rantai terkunci tidak bisa bergerak bisa disebabkan karena jarak kerenggangan rantai yang terlalu dekat. MTVN/Ekawan Raharja

Jakarta: Rantai di sepeda motor bebek atau sport memilik fungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Pemilik sepeda motor juga harus rutin memperhatikan komponen berbahan besi tersebut karena jika salah bisa mengancam nyawa pengendaranya dan orang lain.

Seorang mekanik Speed motor, Arif, menjelaskan salah satu bahaya rantai yang tidak diperhatikan adalah rantai yang terkunci atau putus. Penyebab utamanya rantai terkunci adalah jarak kerenggangan rantai terlalu kendor, sehingga rantai keluar dari jalurnya saat berkendara.

"Rantai terkunci karena lepas dari jalur gear-nya dan tersangkut ke bagian lain. Rantai tidak bergerak dan roda pun berhenti. Bahaya kalau sudah seperti itu kondisinya karena ban akan berhenti mendadak dan bikin motor tidak seimbang," jelas Arif saat ditemui dibilangan Pondok Gede Bekasi.

Mengantisipasi kondisi tersebut, pria berperawakan kurus tersebut menganjurkan untuk rutin mengatur jarak kerenggangan rantai setiap bulan. Bahkan setiap minggu sebisa mungkin rantai rutin diberikan pelumas agar dapat bekerja dengan baik dan mengurangi resiko aus.

Terlebih jika motor akan digunakan untuk perjalanan jauh, lebih baik motor diservis terlebih dahulu. Tentu saja ini untuk menunjang perjalanan agar aman dan nyaman. "Jarak kerenggangan rantai sudah di atur di buku manual kendaraan. Juga sudah terdapat sticker dekat rantai motor. Jadi tidak perlu bingung ketika ingin mengatur tingkat kerenggangan rantai," ujarnya.


(UDA)