Tips Knowledge

Berkendara saat Hujan, Waspadai Efek Aquaplaning

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 28 Nov 2017 12:36 WIB
tips knowledge
Berkendara saat Hujan, Waspadai Efek <i>Aquaplaning</i>
Efek aquaplaning salah satu yang patut diwaspadai saat berkendara di jalanan basah. AshOnBikes

Jakarta: Kondisi jalanan basah membuat biker harus ekstra hati-hati, karena genangan air di jalan raya dapat menimbulkan efek aquaplaning. Ini salah satu yang patut di waspadai saat biker saat berkendara.

Training Director The Real Driving Center, Marcell Kurniawan mengatakan, meski resiko aquaplaning pada sepeda motor memang tidak sebesar pada mobil, namun tetap harus waspadai. 

"Jalanan yang basah bisa membuat traksi ban berkurang saat jalanan basah, sehingga bisa menyebabkan tergelincir. Bentuk ban sepeda motor yang lebih kecil dan membulat dibanding ban mobil, membuat risiko aquaplaning kecil," kata Marcell saat berbincang kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah kondisi ban yang sudah botak/habis. Saat hujan kondisi ban yang botak sangat berpengaruh terhadap efek aquaplaning, karena sudah tidak bisa membuang air dengan sempurna sehingga traksi berkurang.

"Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan sepeda motor tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur," tambah Marcell.

Usia ban depan motor yang sering digunakan atau yang memiliki jam terbang tinggi dalam keseharian biasanya tidak lebih dari 1,5 tahun. Sedangkan ban belakang sekitar 10 bulan.

Ban sepeda motor yang minta diganti baru dapat dilihat dari bagian luar, melalui tanda yang ada di bagian samping ban yaitu tanda segitiga yang disebut tread wear indicators (TWI). Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda ujung segitiga, ban motor harus segera diganti dengan yang baru. 


(UDA)