Tanda Kampas Kopling Mobil Harus Diganti

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 30 Jan 2017 13:31 WIB
tips dan trik teknologi
Tanda Kampas Kopling Mobil Harus Diganti
Kenali gejala kampas kopling mulai habis. YourMechanic

Metrotvnews.com, Jakarta: Spare part/komponen kendaraan punya jangka waktu atau masa pakai tertentu. Khususnya komponen fast moving di mesin seperti kampas kopling/clutch pad.  

Kopling berfungsi menghubungkan tenaga mesin ke transmisi dan memutar roda sehingga kendaraan dapat bergerak. Jika komponen ini rusak, mobil Anda tidak akan bergerak alias mogok.

“Bagi mobil yang menggunakan transmisi manual, tanda kampas kopling habis/tipis adalah setelan pedal kopling jadi tinggi dan mesin kurang tenaga. Selain itu, suara mesin menggerung tak bertenaga,” jelas Toha, mekanik yang praktik di bengkel Pit Stop di Jakarta Timur, kepada Metrotvnews.com, beberapa waktu lalu. 

“Kampas kopling bisa rusak karena usia pakai dan cara pemakaian. Biasanya akibat sering menggantung pedal kopling dalam waktu lama. Terutama saat tanjakan. Selain itu bisa karena beban muatan yang banyak dan berat sehingga kopling kerja lebih ekstra,” tambah Toha.

Cerita berbeda dialami mobil transmisi otomatis. Satu hal yang harus diperhatikan ketika perawatan transmisi otomatis adalah soal penggantian oli secara teratur. Selain itu, penggunaan oli transmisi yang sesuai rekomendasi pabrikan.

“Ganti oli sesuai jarak tempuh kilometer. Sebisa mungkin tidak pakai oli sembarangan. Gunakan merek dan jenis oli transmisi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Menggunakan oli secara sembarang bisa berakibat fatal. Kampas kopling otomatis bisa gosong dan tidak bisa jalan,” beber Toha.

Penting untuk segera mengganti spare part/komponen yang telah rusak atau yang sudah lewat masa pakai. Selain itu, servis berkala dan konsultasi ke bengkel langganan Anda.


(HIL)