Tips Knowledge

Bijak Pakai Klakson, Bagian dari Etika Berkendara

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 17 May 2017 07:18 WIB
tips knowledge
Bijak Pakai Klakson, Bagian dari Etika Berkendara
Membunyikan klakson juga butuh perilaku yang baik, jangan bawel di jalan raya. Kpluwonders

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam berkendara, baik itu pengguna sepeda motor atau mobil, membutuhkan komunikasi. Membuka helm atau kaca mobil tentu bukan cara yang pas, melainkan dengan cara memberi kedipan lampu dan klakson.

Klakson yang menghasilkan suara tentu lebih ampuh menjadi alat komunikasi. Tentu sebagai ‘mulut’ kondisinya harus dijaga. Dengan perhatikan kelistrikan supaya tetap bisa digunakan setiap saat.

Kemudian bunyikan klakson hanya pada saat-saat diperlukan, "Semisal ketika ada pengendara lain yang coba memotong jalur, sementara Anda sedang berada dalam kecepatan cukup tinggi," papar Instruktur Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, saat bebincang dengan Metrotvnews.com, di Tangerang, beberapa waktu lalu.

Bunyi klakson juga mengandung arti. Misalnya membunyikan klakson sekali dianggap sebagai sapaan seperti hai, halo, hei dan sejenisnya. Dibunyikan dua kali seperti panggilan untuk meminta perhatian.

Bukan tidak mungkin klakson pun bisa memancing emosi pengendara lain, seperti membunyikan klakson tanpa putus. Pengendara lain tidak senang diperlakukan seperti itu tentu akan kesal. “Ujung-ujungnya bisa bikin keributan, karena biasanya disertai kata-kata makian tuh,” kelakarnya.

Lalu dalam kondisi seperti apa klakson perlu digunakan? Pertama jika ada pengendara yang mau memotong jalur. Lalu kedua, ketika akan mendahului kendaraan entah itu mobil, bis, truk atau motor. Jangan gunakan klakson ketika melewati rumah ibadah dan dalam arus lalu lintas padat.

“Ketika arus padat ikuti saja, karena kalau bunyikan klakson terus justru membuat gaduh dan memancing emosi pengendara lain juga loh,” kata pria berkantor di Jatake, Tangerang ini.

Memang tidak ada larangan jika Anda mengganti klakson bawaan kendaraan dengan klakson aftermaket. Namun ada baiknya jika suara yang dihasilkan tidak terlalu kencang dan tetap bijak dalam penggunaannya, karena berkendara juga ada etikanya.


(UDA)