Tips Mobil

Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar dengan Cairan Aditif

Ekawan Raharja    •    Kamis, 18 Jan 2018 09:36 WIB
tips mobil
Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar dengan Cairan Aditif
Salvis Fuel Additive merupakan salah satu cairan aditif yang ada di pasaran. Salvis

Jakarta: Mobil-mobil keluaran saat ini bisa di bilang sudah lebih baik dari segi efisiensi tenaga dan juga bahan bakar. Khusus untuk efisiensi bahan bakar terus ditingkatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan zat aditif.

Product Manager Watu Group, Jaka Kristandi, menjelaskan kalau cairan aditif ini memiliki fungsi membuat pembakaran bahan bakar bisa lebih baik. Disebutkan kalau zat aditif bisa membuat bahan bakar menjadi molekul yang lebih kecil dan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna.

Jaka menjelaskan kalau Lemigas dan Sucofindo juga sudah membuktikan efek dari zat aditif. Efek akhir dari penambahan zat aditif adalah mesin menjadi lebih awet, lebih bertenaga, lebih dingin, lebih irit bahan bakar, dan dapat menurunkan CO2.

Watu Group juga memproduksi cairan aditif yakni Salvis Fuel Additive. Dia menjelaskan kalau cairan aditif yang mereka miliki bisa digunakan untuk bakan bakar bensin dan juga solar.

“SALVIS Fuel Additive merupakan produk yang diciptakan untuk membuat udara lebih bersih dan mengurangi polusi udara dari emisi kendaraan. Sedangkan BBM lebih irit, mesin lebih bertenaga, merawat ruang bakar mesin adalah sebagai bonus tambahan yang dapat dinikmati oleh penggunanya,” ujar Jaka melalui keterangan resminya.

Penggunaan cairan aditif untuk mobil bisa dibilang sangat mudah. Caranya dengan menuangkan cairan aditif ke dalam tangki bahan bakar setelah melakukan isi bahan bakar. Setiap merek cairan aditif berbeda-beda takarannya, hanya saja untuk Salvis memiliki takaran 1 ml untuk 1 liter bahan bakar.

"Untuk Salvis Fuel Additive sudah pernah diuji oleh konsumen langsung. Kita menggandeng beberapa komunitas otomotif HOFOS (Honda Freed Owners Indonesia), TIOCI (Toyota Innova Owner Club Indonesia), TYCI (Toyota Yaris Club Indonesia), dan FK3O (Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif)."



(UDA)