Tips Knowledge

Kebiasaan Salah Wanita Saat Berboncengan

Ekawan Raharja    •    Kamis, 11 May 2017 07:22 WIB
safety riding
Kebiasaan Salah Wanita Saat Berboncengan
Beberapa kesalahan wanita saat membonceng sepeda motor yang sering dilakukan. Antara/Audi

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini sepeda motor sudah menjadi sarana transportasi yang cukup diandalkan. Baik pria atau wanita memilih alat transportasi ini untuk beraktivitas.

Namun khusus untuk wanita, terdapat kebiasaan yang salah ketika menjadi penumpang sepeda motor. Meski kesannya sepele, risiko yang bisa dihadirkan sangat berbahaya.

Anggota komunitas Women on Wheels, Murniyanti, menjelaskan saat menjadi boncenger, wanita cenderung berpegangan kepada besi bagian belakang motor (behel). Padahal cara itu salah untuk menjaga kestabilan saat berkendara.

"Berpegangan ke belakang itu membuat posisi badan tidak kokoh. Jika pengendara motor melakukan rem mendadak, boncengers bisa jatuh ke belakang karena tidak seimbang," ujarnya Selasa (9/5/2017) di Epicentrum Kuningan Jakarta.

Wanita energik ini menyarankan para boncenger untuk memegang pengemudi sepeda motor. "Tidak perlu harus memeluknya, bisa memegang jaketnya atau pundaknya."

Kemudian kebiasaan salah yang sering dilakukan adalah duduk menyamping. Cara ini berbahaya karena dapat membuat sepeda motor tidak seimbang. Resiko untuk jatuh pun meningkat jika sepeda motor melewati jalan yang tidak rata.

Kemudian untuk para wanita sebisa mungkin tidak menggunakan pakaian yang terlalu panjang atau terlalu lebar. Pakaian yang tidak pas di badan membuatnya dapat masuk ke rantai dan sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor.

"Kalau bisa memang jangan pakai gamis yang panjang. Tapi kalau tidak bisa diganti, solusinya saat naik motor ujung baju dijepit di antara kaki atau diduduki," jelasnya.


(UDA)