Tips Knowledge

Kenali Gejala RPM Avanza Naik-Turun

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 04 Aug 2017 08:10 WIB
tips knowledge
Kenali Gejala RPM Avanza Naik-Turun
Kenali gejala RPM Avanza yang naik turun. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mobil dengan kondisi putaran mesin/rpm yang naik-turun adalah cara berkendara yang membuat penumpang menjadi tidak nyaman. Bahkan, ada kekhawatiran mobil akan mogok di jalan. Untuk itu, penting mengenali gejala atau yang menjadi penyebab rpm naik turun.

Menurut Mislam, mekanik sekaligus pemilik bengkel Speed Shop di Bekasi Timur, Jawa Barat, rpm naik-turun bisa disebabkan oleh komponen Idle Speed Control (ISC) sudah rusak/lemah.

ISC merupakan komponen yang berfungsi mengatur rpm. Terutama saat menyalakan air conditioner (AC).  ISC dipakai untuk semua mobil yang telah menggunakkan sistem injection dengan bentuk yang berbeda.

Idle Speed Control

“Gejala rpm naik-turun di putaran 1.500-2.000. Jika ISC sudah rusak parah, mesin jadi tidak stabil. Kadang rpm tidak mau turun. Bahkan mesin bisa mati karena rpm tiba-tiba drop,” beber Mislam saat berbincang dengan Metrotvnews.com, beberapa waktu lalu.

Mislam pernah menangani kasus ISC rusak. Berdasarkan mobil konsumen yang datang ke bengkelnya, kejadian tersebut banyak dialami oleh mobil Toyota Avanza model lama serta yang baru.

Menurutnya, penyebab kerusakan bisa disebabkan karena usia pakai. "Kekuatan komponen ini termasuk barang elektronik yang susah diprediksi. Saya baru mengganti pelanggan yang menggunakan Toyota Avanza 2005. Harganya pengganti komponen sekitar Rp45 ribu,” tutup Mislam.
 


(UDA)