Tips Mudik Aman

Mudik? Wajib Sadar Kapasitas Mobil Sendiri

Ahmad Garuda    •    Minggu, 11 Jun 2017 12:00 WIB
tips mudik
Mudik? Wajib Sadar Kapasitas Mobil Sendiri
Perhatikan kapasitas angkut mobil saat mudik, jangan sampai menyulitkan di jalan raya. Salpacaus

Metrotvnews.com, Jakarta: Melakukan perjalanan mudik pulang kampung dalam momentum libur lebaran, sudah jadi ciri khas masyarakat Indonesia setiap tahun. Namun ada hal yang kurang diperhatikan saat mudik. Yaitu barang bawaan yang terlalu banyak dan cenderung di luar kapasitas angkut mobil yang digunakan.

Biasanya ini terjadi jika Anggota keluarga memang menyiapkan barang bawaan seperti pakaian ganti, baju lebaran, oleh-oleh, hingga hal-hal lain yang ingin dibawa saat mudik. Tapi jika sudah melebihi kapasitas angkut mobil, maka itu bukan saja bakal membuat kesulitan saat menjalani musim mudik. Namun juga bisa membahayakan pengemudi mobil itu sendiri bahkan pengumudi lainnya.

"Mobil juga ada kapasitas muatnya. Jika dipaksakan mengangkut beban berlebihan, bisa membuat mobil bekerja keras terutama di sistem kaki-kaki hingga sistem pengereman. Mesin juga bekerja lebih keras, sehingga optimalisasi hingga efisiensi dalam berkendara tidak akan pernah tercapai," klaim Direktur Utama Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar beberapa waktu lalu.

Hal lanjutan yang menurut Rifat berpotensi membuat potensi kecelakaan adalah karena mobil bakal jadi limbung saat kecepatan tinggi. Kemudian jarak pengereman normal, juga bakal jadi lebih jauh.

"Kalau kondisinya tak memungkinkan, ada baiknya tidak membawa barang terlalu banyak. Bukan hanya meningkatkan risiko kecelakaan saat perjalanan, juga membuat pengemudi jadi kehilangan patokan presisi kinerja mobil. Misalnya paling mudah jarak pengereman bakal jadi lebih jauh, dan tidak akan mudah lagi melakukan manuver-manuver dalam keadaan emergency."

Sebagai patokan dasar membawa barang dalam mobil Anda saat mudik, sebaiknya melihat kondisi kapasitas muatnya saja. Misalnya untuk ukuran bagasi di belakang, jangan sampai menghalangi area pandangan pengemudi ke belakang. Ini penting untuk mengukur kondisi lalu lintas di belakang.

Selebihnya, boleh memasang roof box, namun juga harus tetap memperhatikan kapasitas muatnya. Jangan sampai barang bawaan di roof box membuat mobil jadi sangat limbung dan kehilangan presisi saat bermanuver.


(UDA)