Tips Knowledge

Isi BBM Sampai Luber, Banyak Efek Negatifnya

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 09 Jan 2018 11:09 WIB
tips knowledge
Isi BBM Sampai Luber, Banyak Efek Negatifnya
Disarankan untuk tidak mengisi BBM sampai luber. Daihatsu

Jakarta: Tak sedikit pemilik mobil atau motor yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) sampai luber, dengan alasan agar tangki BBM benar-benar terisi penuh. Padahal mengisi tangki BBM hingga luber atau tumpah dari lubang pengisian ternyata tidak baik.

Dilansir dari laman Daihatsu, kebiasaan mengisi tangki BBM seperti itu tidak disarankan, karena bahan bakar butuh udara agar tidak mengendap. Untuk itu disarankan agar menyetop pengisian BBM setelah mendengar bunyi ”Plop”. Bunyi Plop dari noozle selang menandakan pengisian berhenti secara otomatis karena BBM sudah hampir penuh.

Selain itu, jika mengisi terlalu penuh maka BBM yang luber bisa terhisap balik ke tangki SPBU, sehingga sebagian bensin yang seharusnya kita bayar sesuai yang keluar maka volumenya akan berbeda.

Hal ini terjadi karena mesin pengisian bahan bakar modern sudah dilengkapi dengan penghisap uap bensin. Saat selang pengisian mendeteksi bahwa bensin yang diisikan sudah penuh, maka penghisap akan otomatis menyedot uap bensin yang keluar dari lubang pengisian mobil atau motor

Tangki bensin butuh ruang agar bensin bisa mengembang. Setiap tangki bensin kendaraan selalu dilengkapi dengan lubang hawa. Lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan BBM saat ada di dalam tangki bensin. Bila seluruh ruang tangki dipenuhi dengan bahan bakar, maka gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dari tangki melalui selang, sehingga BBM terbuang percuma

Untuk diketahui, uap bensin juga sangat berbahaya untuk kesehatan. Setiap bensin yang tumpah atau menguap, menjadi faktor penyumbang polusi udara. Setiap bensin yang tumpah saat pengisian BBM yang berlebihan, harus Anda bayar juga. Jangan sampai niat irit malah jadi boros, dan juga tidak baik bagi kesehatan dan lingkungan. 


(UDA)