Tips Knowledge

Efek Buruk Malas Cuci Mobil di Musim Hujan

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 21 Jan 2018 11:35 WIB
tips knowledge
Efek Buruk Malas Cuci Mobil di Musim Hujan
Segera cuci mobil yang terkena air hujan agar jamur kaca tidak lekas menempel. ANTARA

Jakarta: Musim hujan bukan alasan untuk tidak mencuci mobil Anda, dan jangan pernah abaikan mencuci mobil usai terguyur hujan. Karena jika dibiarkan lama, maka air hujan berpotensi membuat permukaan bodi mobil hingga kacanya, terjangkit jamur.

Memang air hujan sepintas, sama dengan air lainnya. Hanya saja air hujan lebih kotor karena mengandung berbagai macam kontaminasi. Kotoran-kotoran tersebut jika dibiarkan bisa merusak cat mobil, bahkan parahnya hingga membuat karatan.

Selain itu, air hujan juga tidak bisa membersihkan kotoran-kotoran yang sudah ada di mobil sebelumnya. Justru setelah mengering, air hujan akan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan jika dibiarkan terlalu lama.

Membilas mobil yang habis terkena hujan juga tidak sembarangan. Karena jika dilakukan sembarangan, bisa membuat cat mobil tergores.

Bagi yang ingin mencuci sendiri, pertama-tama bilas mobil dengan air biasa. Jika memiliki alat penyemprot air bertekanan bisa digunakan untuk merontokkan kotoran.

Usai di bilas, jangan langsung diseka karena saat kondisi basah maka cat lebih lunak dan mudah tergores. Jadi tunggu setengah kering, lalu diseka menggunakan kain microfiber. Kemudian agar bersihnya maksimal, pemilik mobil bisa mencucinya menggunakan sabun khusus pencuci mobil.

Nah sudah tahu caranya. Jangan malas lagi mencuci mobil usai hujan-hujanan


(UDA)