Tematis Busi (Bag. 2)

Kenali Gejala Busi Mobil Mati

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 06 Sep 2016 11:00 WIB
tips mobil
Kenali Gejala Busi Mobil Mati
Ganti busi secara berkala agar pengapian tetap maksimal. Bmwtechtips

Metrotvnews.com, Jakarta: Busi berfungsi untuk memercikkan bunga api dalam sistem pengapian, yang diperlukan untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang telah dikompresi. Jika ada yang tidak beres dengan pengapian akibat busi mati, dijamin mesin mobil atau motor Anda bakal bermasalah.

Penting untuk diketahui, bahwa penggunaan busi di mesin mobil dan busi di mesin motor, memang sama. Tapi saat terjadi masalah pada busi untuk mesin 1 silinder dan mesin yang lebih dari 1 silinder, rasanya akan sedikit berbeda. Biasanya untuk mesin 1 silinder, mesin akan otomatis mati karena hanya terjadi satu titik pengapian dalam mesin. Tapi untuk mesin 4 silinder, jika hanya 1 yang bermasalah, biasanya mesin akan cenderung tersendat tapi masih tetap nyala.

Menurut Toha mekanik bengkel Pits Stop di bilangan Jakarta Timur, selain bertugas sebagai sistem pengapian, busi juga berfungsi menjaga mesin mobil lebih stabil. Namun harus dengan kondisi busi yang masih bagus dan tidak bermasalah.

Ada tiga patron yang bisa Anda jadikan acuan untuk melakukan penggantian busi. Yaitu apabila sudah aus kemudian ada endapan karbon atau pun endapan lainnya. Pasalnya, busi yang kondisinya sudah berkerak di bagian ujungnya atau banyak kotoran sudah harus diganti. Karena busi dengan kondisi seperti itu bisa bikin mesin mobil jadi pincang apalagi jika busi sampai mati.

Tanda-tanda busi sudah tak layak pakai akan berakibat mesin menjadi pincang, mbrebet, tidak bertenaga, mesin sering mati sendiri, sulit hidup, dan bikin boros karena BBM tidak terbakar dengan sempurna.

Untuk mencegah hal tersebut, disarankan untuk mengganti komponen vital ini kurang lebih setiap 20 ribu kilometer, atau dilakukan pengecekan setiap kali melakukan tune up, jika kondisinya masih bagus cukup dibersihkan agar pengapian tetap maksimal.

"Busi bermasalah baik itu untuk busi motor maupun untuk busi mobil, semuanya akan membuat mesin bekerja tak optimal. Untuk itu penting untuk memperhatikan komponen ini. Walau harganya cukup murah, tapi tak bisa dianggap enteng," klaim General Manager Sales & Marketing PT NGK Busi Indonesia, Agus Tan beberapa waktu lalu.

Baca juga berita sebelumnya:
Tematis Busi (Bag. 1)


(UDA)