Safety Driving

Rem Blong? Antisipasi dengan 5 Langkah Ini

Ekawan Raharja    •    Selasa, 31 Oct 2017 11:53 WIB
safety driving
Rem Blong? Antisipasi dengan 5 Langkah Ini
Jikalau mengalami kondisi rem blong di perjalanan, maka harus diantisipasi dengan baik untuk mengurangi resiko kecelakaan. Doc MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kecelakaan dan disfungsi komponen di mobil bisa dialami oleh siapa saja. Kejadian ini bisa bahkan bisa menimpa saat dalam perjalanan. Lalu antisipasi apa saja yang bisa kita lakukan ketika terjadi rem blong saat di jalan.

Kondisi rem blong mempunyai risiko tinggi jika tidak diantisipasi dengan baik. Teknik kendali dan kemampuan khusus perlu dimiliki saat terjadi hal seperti ini. Hal tersebut dapat dipelajari untuk selanjutnya diterapkan jika sewaktu-waktu diperlukan.

Astra World Setidaknya memiliki lima tips untuk mengatasi rem blong ketika mobil melaju, yaitu:

Lakukan brake bleeding untuk mendapatkan momentum rem kembali berfungsi. YourMechanic

1. Saat mengetahui pedal rem yang diinjak cukup dalam posisinya dan tidak menimbulkan efek pengereman, segera lakukan brake bleeding dengan cara injak dan lepas pedal rem secara terus menerus untuk mendapatkan moment kemungkinan rem dapat bekerja normal kembali. Kemudian arahkan kendaraan ke arah jalur lambat/sisi kiri jalan untuk mendapatkan pemberhentian yang aman.

2. Secara bersamaan saat melakukan point 1, berikan informasi kepada pengendara lain dengan menyalakan lampu hazard dan klakson agar pengendara lain dapat mengerti bahwa kendaraan kita sedang mengalami masalah, sehingga mereka lebih rela untuk memberikan jalan.

3. Jika bleeding rem tidak berhasil, maka lakukan engine break. Caranya adalah lakukan perpindahan gigi ke yang lebih rendah secara bertahap agar mendapatkan pengereman dari mesin sehingga terjadi perlambatan kendaraan.


Gunakan rem parkir perlahan untuk mengurangi lanju mobil. YourMechanic

4. Saat kecepatan mobil sudah lumayan berkurang, tarik rem tangan sesuai dengan kebutuhan pengereman, jika memerlukan pengereman lebih cepat tarik rem tangan dengan kuat. Rem tangan ini sangat membantu pengereman yang sudah dilakukan dengan menurunkan gigi secara bertahap.

5. Apabila semua teknik pengereman ini tidak berhasil, maka cara terakhir adalah menabrakan mobil. Pilih objek-objek yang tidak terlalu keras atau minim resiko seperti gundukan pasir, gundukan tanah, pagar kayu dan lain sebagainya. Tentu saja ini adalah cara terakhir dan paling beresiko untuk dilakukan.

Tentu agar rem blong tidak terjadi, pemilik mobil harus selalu memeriksa kondisi mobil. Pastikan kondisi rem selalu prima dan siap untuk digunakan.


(UDA)