Tips

Kenali Gejala Komponen CVT Motor Matic Rusak

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 24 Mar 2017 14:30 WIB
Kenali Gejala Komponen CVT Motor Matic Rusak
Deteksi kerusakan komponen CVT motor matic. MTVN/A Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Sepeda motor jenis matic mentransfer daya mesin menuju roda menggunakan CVT. Kerja CVT didukung oleh banyak komponen lain di dalamnya. Akibat usia pakai dan cara penggunaan, komponen tadi bisa rusak.

Untuk itu penting mengetahui dan mendeteksi gejala kerusakan komponen CVT, agar kerusakan tidak semakin parah dan merembet pada komponen yang lain.

Karet Damper Kampas
Karet damper kampas kopling ini kecil dan kelihatan tidak penting. Tapi ternyata bagian ini jadi penyebab getar dengan suara gredek-gredek di bagian CVT. Kalau merasakan gejala ini, silahkan dicek dan ganti jika perlu.

Mangkok Kopling Sentrifugal
Kebiasaan buka gas dan langsung rem? Atau membuka gas dengan posisi rem ditarik kuat? "Itu berefek mangkok kopling peyang. Kampas kopling pun akan habis tak rata. Alhasil mangkok kopling jadi tak maksimal menggigit kampas kopling," urai Madun.

Sliding Shave
Kebiasaan menghentak-hentak tuas gas, punya efek jalur sliding shave jadi ga mulus lagi. Gejalanya gredek-gredek sewaktu membuka gas. Tentu akan mengganggu kenyamanan nantinya.

Bearing Sliding Shave
Bunyi mendengung saat tutup gas? Tanda bearing sliding shave sudah minta diganti. "Kalau dibiarin terus, as gearbox bakal terkena imbasnya, gerakannya jadi tak stabil lagi," bebernya.

Bearing Cover CVT
Jarang diperhatikan karena posisinya justru ada dicover CVT, padahal berperan untuk akselerasi putaran atas. Setidaknya diperiksa ketika melakukan pengecekan rutin CVT.

Per CVT
Per lemah, kemampuan akselerasi berkurang. Akselerasi pada putaran bawah akan melemah.

Bearing Gearbox
Terdengar bunyi ngung dan tarikan berat? "Kalau sudah parah, gir rasio bisa kemakan karena as roda tak stabil. Biaya perbaikan bakal mahal jika dibiarkan terus menerus," wanti pebengkel di wilayah Jatijajar, Depok ini.

Gir Rasio
Rasio aus karena oli gearbox tak rutin diganti. Terlebih dimusim hujan, karena air bisa masuk melalui selang hawa.

One Way Starter
"Sudah distarter karena pelor one way kering dan karat. Jangan diberi gemuk tapi cukup diolesi oli supaya geraknya lancar. Starter pun akan berfungsi kembali," tutup Madun.
(GUS)