Tips Mobil Bekas

Cermati Sisi Interior, Sebelum Membeli Mobil Bekas

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 22 May 2017 11:54 WIB
tips mobil bekas
Cermati Sisi Interior, Sebelum Membeli Mobil Bekas
Pilih interior yang masih orisini ketika membeli mobil bekas. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebelum membeli mobil bekas ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan dan tidak boleh asal. Di antaranya bodi, mesin, hingga kelengkapan dokumen. Dengan begitu, mobil yang Anda beli tidak bikin repot pada kemudian hari. 

"Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan surat kendaraan atau dokumen mobil yang akan Anda beli. Dokumen BPKB, STNK, Faktur harus asli. Cek fisik nomor mesin dan rangka mobil di Samsat. Hal itu untuk mengetahui keabsahan fisik dan dokumen mobil sesuai," saran Dendy yang akrab disapa Kim, owner Showroom Kim Motor di AXC bursa mobil Summarecon, Bekasi Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Setelah itu, calon pembeli bisa melanjutkan cek fisik kendaraan. Pastikan badan mobil tidak penyok atau ada bekas tabrakan. Periksa lipatan-lipatan pintu mobil dan kap mesin. Jika seal asli masih ada, kendaraan berarti tidak pernah mengalami tabrakan parah.

Lalu cek karpet mobil. Hal ini untuk melihat apakah mobil pernah terendam banjir atau tidak. Mobil yang pernah terendam banjir akan berkarat dan terdapat kotoran di celah-celah lipatan. Karat itu tak bakal hilang meski mobil telah dibawa ke salon mobil.

Interior mobil merupakan hal yang mendukung kenyamanan Anda saat berkendara. Jadi pastikan interior masih dalam keadaan asli, dashborad tidak ada yang pecah/retak. Selain itu, setir, plafon, serta jok mobil juga harus dalam kondisi utuh dan bersih.

"Bila Anda ingin menjual, mobil bekas yang memiliki interior asli akan memiliki nilai lebih tinggi dibanding yang telah diubah (custom)," katanya.

Selanjutnya periksa kondisi mesin kendaraan. Pastikan dalam keadaan kering, tidak ada oli yang menetes atau rembes. Kondisi mesin yang muncul tetes oli dipastikan akan butuh perbaikan segera.

Apabila Anda kurang yakin, disarankan memanggil montir untuk memeriksa kondisi mesin lebih lanjut. Jika semua pemeriksaan Anda tak menemukan masalah, selanjutnya masuk ke tahap akhir, yakni test drive. Hal ini untuk mencoba peforma mesin dan kaki-kaki.
(UDA)