Tematis Busi

Trik Menjaga Sempurnanya Pembakaran di Mesin

Ahmad Garuda    •    Senin, 17 Dec 2018 18:27 WIB
tips mobiltips motorkomponen otomotiftips knowledge
Trik Menjaga Sempurnanya Pembakaran di Mesin
Kesempurnaan pembakaran di ruang mesin, butuh beberapa hal. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Menjaga kesempurnaan pembakaran di ruang bakar mesin konvensional, akan sangat terpengaruh oleh beberapa hal. Di antaranya adalah kesesuaian oktan bahan bakar yang digunakan, kesesuaian campuran udara di ruang bakar, kualitas pengapian dari busi dan ruang bakar yang sehat.

Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Octoviano saat berbicara langsung kepada Medcom.id, menjelaskan bahwa hal-hal tersebut (di atas), adalah syarat mutlak untuk membuat kinerja mesin jadi optimal. Apalagi kalau berbicara soal mesin bakar, otomatis system pembakaran itu juga yang punya pengaruh besar untuk menjalankan kendaraaan.

"Optimalisasi kinerja mesin, tak terlepas dari tiga hal tersebut. Yaitu pencampuran bahan bakar dengan udara yang ideal, lalu timing pengapian yang secara terus-menerus terjadi di ruang bakar lalu kondisi ruang bakar itu sendiri yang menghasilkan kompresi bagus. Semua ini menjadi faktor penentu," klaim Diko.



Lebih jauh Diko menjelaskan tentang hal ini bahwa jika Anda melakukan modifikasi terhadap satu bagian, maka sebaiknya dilakukan juga penggantian komponen terkait. Misalnya dengan mengganti setup campuan BBM dan udara di ruang bakar. Kondisi ini membuat komponen pemantik api yaitu busi, akan membakar lebih cepat.

Alhasil, ini membuat permintaan timing pengapian yang lebih cepat atau lebih besar, membuat busi yang tak sesuai dengan spesifikasinya bakal lebih rentan mengalami carbon deposit di elektrodanya.

"Lebih parah lagi, bisa membuat busi kelewat panas dan membuat busi lebih cepat mencapai akhir usia pakainya. Kalau sudah begini, tentu meewajibkan penggunanya untuk memasang busi yang sesuai permintaan pengapian dalam ruang bakar. Hal inilah yang membuat Saya selalu menyarankan agar jika melakukan modifikasi untuk kinerja ruang bakar, wajib melakukannya sekaligus untuk komponen yang saling terkait."

Lebih parah lagi, efeknya bisa membuat komponen lain yang terhubung dengan sistem pengapian di mesin, cepat kalah. Misalnya baterai atau aki, lalu kiprok, alternator dan beberapa lagi lainnya. Jadi jika Anda berniat melakukan modifikasi di bagian ini, sekaligus hitung beberapa komponen terkait agar tak rugi dua kali.


(UDA)