Tips Knowledge

Waspada Cabut Aki, Bisa Reset ECU

Ahmad Garuda    •    Rabu, 07 Mar 2018 16:13 WIB
tips knowledge
Waspada Cabut Aki, Bisa Reset ECU
Mengganti aki bukan hanya perkara cabut dan pasang saja, efeknya bisa reset ECU. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Aktifitas mengganti aki atau baterai akan selalu ada dalam setiap kepemilikan kendaraan bermotor. Namun jangan salah, tidak semua kendaraan bisa melakukan penggantian aki begitu saja. Asal cabut malah harus membuat ECU atau otak kendaraan harus di-reset.

Proses reset ECU ini tentunya tidak mudah karena harus menggunakan tools bengkel resmi atau bengkel yang memang punya sarana memadai untuk melakukan reset ECU. Biayanya pun tak murah karena jika salah dalam melakukan reset, maka kendaraan tersebut takkan nyaman digunakan.

"Pencabutan aki harus dilakukan jika ingin mengganti komponen tersebut untuk memasang aki baru. Tapi kadang-kadang kita menganggap bahwa mengganti aki itu hanya perkara cabut dan pasang saja. Padahal kalau aki dicabut untuk kategori mobil, otomatis membuat ECU harus di-reset," ujar Public Relation Officer PT Wacana Prima Sentosa, Satriawan Agung Prabowo di Fast Pancoran, Jakarta pada Selasa (6/3/2018).

Satriawan pun menjelaskan bahwa proses reset ECU harus dilakukan agar semua beroperasi seperti sedia kala. Jika tak d-reset maka ECU akan membaca kondisi terakhir yang terjadi di mobil itu. Pria ramah itu memberikan satu contoh, misalnya saat mencabut aki, posisi kaca mobil terbuka setengah, maka kaca mobil takkan bisa ditutup penuh jika langsung memasang aki yang baru.

"Pada prinsipnya, ECU di mobil atau motor yang sudah terintegrasi dengan sistem kelistrikan, itu wajib tak kehilangan tenaga. Jika kehilangan pasokan tenaga, maka akan membuat ECU harus disetel ulang."

Untuk itu, pria yang bekerja di Fast Pancoran tersebut, menegaskan bahwa sebaiknya melakukan penggantian aki jika benar-benar paham tentang cara mengganti aki di tipe ECU yang terintegrasi.


(UDA)