Gejala Mesin Overheat

Jangan Tunggu Overheat, Cek Sensor ECT

M. Bagus Rachmanto    •    Sabtu, 10 Sep 2016 16:48 WIB
tips mobil
Jangan Tunggu <i>Overheat</i>, Cek Sensor ECT
Comtoh sensor Engine Coolant Temperature Avanza. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi mesin yang sering panas berakibat pada kinerja mobil yang kurang optimal, dan bisa mempengaruhi komponen lainnya. Jika, mengalami hal seperti ini sebaiknya segera periksakan mobil Anda, agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

"Mesin mobil atau suhu temperatur cepat panas bisa disebabkan beberapa hal. Seperti pada manusia, demam/panas bukanlah penyakit, melainkan gejala dari penyakit," jelas Toha yang praktek di bengkel mobil Pit Stop, Jakarta Timur.

Jika sistem pendinginan mesin mobil yang terdiri dari radiator, selang, water pump, thermostat dan yang lainnya berjalan normal serta tidak ada kebocoran, maka dapat dipastikan yang menjadi penyebab mesin menjadi cepat panas adalah sensor engine coolant temperature (ECT) rusak.

ECT adalah sensor temperatur cairan pendingin mesin, yang berfungsi untuk memberikan sinyal untuk menghidupkan kipas radiator saat mesin sudah panas. Sensor ini biasanya terpasang diblok mesin, dan bertugas memberikan sinyal ke lampu indikator di speedometer, jika suhu air pendingin melebihi dari spesifikasi normal.

Kata Toha, komponen yang satu ini ada dan terdapat di semua mesin kendaraan bermotor yang telah menggunakan sistem injeksi, baik di sepeda motor maupun mobil. Dan ketika mengganti komponen ini dengan yang baru, pastikan untuk menggunakan yang orisinil.

"Jangan sekali-kali pakai komponen yang bukan orisinil, apalagi karena ingin harga yang murah. Berdasarkan  pengalaman saya, kalau pakai yang bukan orisinil malah bikin kerja sensor tambah ngawur," tutupnya.


(UDA)