Tips Knowledge

Pelek Palang VS Jari-Jari, Beda Karakter dan Fungsi

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 03 Oct 2017 07:29 WIB
tips knowledge
Pelek Palang VS Jari-Jari, Beda Karakter dan Fungsi
Pelek jari-jari dan casting digunakan sesuai manfaatnya. Dok. MTVN

Metrotvnews.com: Pada 1960-an, seluruh motor menggunakan pelek jari-jari. Kemudian masuk era 1970-an, beberapa pabrikan mulai menggunakan pelek casting atau yang dikenal dengan pelak palang. Kini hampir seluruh pabrikan sepeda motor memproduksi motor menggunakan velg casting. Lalu apa beda keduanya?

Pelek jari-jari diklaim mampu meredam guncangan lebih baik, sehingga mampu membantu kinerja suspensi saat melewati jalan rusak. Banyaknya ruas-ruas jari yang menopang bobot membuat pelek ini lebih kuat melibas jalan tak rata. 

Pelek ini pun relatif mudah diperbaiki. Jadi tak heran, meski jadul tetap banyak digunakan di motor jenis trail, dual sport maupun adventure. Ya karena karakternya yang mampu meredam guncangan lebih baik.

Sedangkan pelek palang punya rigiditas lebih baik ketimbang pelek jari-jari, pelek jenis ini juga menawarkan kemudahan penggantian ban, serta bisa pakai ban tubeless dan kemudahan membuatnya saat dipabrik.

Makanya pelek palang lebih banyak digunakan untuk motor berkecepatan tinggi maupun motor balap. Penggunaannya pun relatif lebih banyak di jalanan-jalanan dengan aspal mulus.

Perkembangan Pelek

Mengikuti jaman yang terus maju, pada akhirnya pelek jari-jari tak selalu klasik. Ada pabrikan yang memproduksi pelek jari-jari modern, yang sudah bisa pakai ban tubeless, dan tak kalah keren dari pelek palang, seperti rakitan Kineo.

Begitu pelek palang, bahan yang digunakan terus berkembang. Mulai dari cetakan besi biasa, lalu berbahan alumunium cor, hingga berbahan alumunium forged, seperti buatan Marchesini.


(UDA)