Tips Knowledge

Menakar Biaya Perbaikan Airbag Usai Kecelakaan

Ekawan Raharja    •    Senin, 10 Apr 2017 15:14 WIB
tips knowledge
Menakar Biaya Perbaikan <i>Airbag</i> Usai Kecelakaan
Biaya perbaikan airbag usai mengembang relatif mahal. Takata

Metrotvnews.com, Jakarta: Mobil-mobil keluaran terbaru hampir seluruhnya sudah dilengkapi dengan fitur airbag. Kantung udara ini akan bekerja tatkala mobil mengalami kecelakaan yang cukup kencang, dan terdeteksi oleh sensor airbag.

Perlu diingat bahwa komponen keselamatan ini hanya sekali pakai. Lantas tahukan anda berapa biaya yang diperlukan untuk memperbaiki airbag usai kecelakaan?

Uji Tabrak Nissan Grand Livina. NCAP

Menilik Nissan Grand Livina, mobil ini sudah dilengkapi dengan airbag di bagian pengemudi dan penumpang depan. Untuk kembali memperbaiki airbag di Grand Livina diperlukan biaya mencapai Rp17.677.00, dan itu belum termasuk jasa pemasangan.

Harga tersebut sudah mencakup penggantian module assy-airbag driver, module assy-airbag assistant, panel instrument center with airbag, sensor airbag front center, dan sensor & diagnosis airbag. Tentu saja sensor airbag juga harus diganti karena biasanya sudah pecah akibat terkena tabrakan.

Uji tabrak yang dilakukan NCAP terhadap Toyota Camry. NCAP

Beda lagi dengan Toyota Camry yang sudah dilengkapi dengan dual-airbag dan driver knee airbag. Biaya perbaikan untuk sedan ini mencapai Rp34.650.000.

Biaya perbaikan ini mencakup airbag instrument panel, sensor airbag front, pad asisstant steering wheel, sensor assy airbag, dan belt AS FRSeat Out. "Jasa pemasangan airbag saja bisa mencapai Rp2,5 juta," ujar sumber di Toyota yang tidak ingin disebutkan namanya.

Meski harganya terbilang relatif mahal, namun tidak bisa dibandingkan dengan nyawa yang dilindungi. Tapi jika anda ingin memperbaiki airbag mobil usai kecelakaan, siapkan kocek yang cukup dalam.



(UDA)