Safety Driving

Pasang Roofbox, Wajib Sesuaikan Gaya Berkendara

Ekawan Raharja    •    Sabtu, 18 Nov 2017 14:06 WIB
safety driving
Pasang <i>Roofbox</i>, Wajib Sesuaikan Gaya Berkendara
Roofbox bisa memberikan manfaat ruang lebih untuk meletakan barang. MTVN/Ekawan Raharja

Jakarta: Berpergian jauh terkadang memerlukan ruang tambahan untuk mengangkut barang, seperti roofbox. Perlu diingat bagi pengemudi, ketika menyematkan roofbox di atap mobil maka gaya mengemudi harus disesuaikan.

Direktur Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar, menjelaskan penggunaan roofbox di mobil membuat pengemudi harus ekstra waspada. Bukan masalah barang di atas tetapi karena titik keseimbangan mobil berubah.

"Secara tidak langsung, memasang roofbox itu memindahkan bobot lebih ke atas, dan ini memang harus memerlukan kesiapan kendaraan itu sendiri," ujar offroader nasional ini.

Rifat ini menyarankan sebaiknya dilakukan penggantian sokbreker kendaraan untuk mencegah gejala limbung. Gejala limbung ini semakin terasa ketika roofbox terisi penuh barang bawaan. Sayangnya cara ini memerlukan biaya yang cukup besar.

Maka trik mudahnya ubah perilaku berkendara, misalnya jangan buat angle steer yang besar saat di tikungan. "Caranya manfaatkan lebar jalan, seperti racing line saat balapan," kata Rifat. Kemudian kecepatan menikung harus dikurangi jika dibanding saat tidak terpasang roofbox.

Lalu sesuaikan tekanan angin di keempat roda kendaraan. "Patokannya lihat di dekat pintu pengemudi, ada informasi tekanan angin yang disarankan. Pakai ukuran saat bobot kendaraan penuh," sarannya.

Hal ini berkaitan pula dengan kekuatan pilar A,B,C,D mobil yang biasanya jadi dudukan roofbox. "Setiap mobil kekuatan pilarnya berbeda-beda, jadi sesuaikan ukuran roofbox, maksimal panjangnya setengah dari panjang bodi mobil," tutupnya.

Nah sudah tahu kan tipsnya. Selamat berakhir pekan!


(UDA)