Tips Knowledge

Teknik Mengerem Motor agar Aman dan Nyaman

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 27 Nov 2018 09:06 WIB
safety ridingtips knowledge
Teknik Mengerem Motor agar Aman dan Nyaman
Jangan asal rem, sesuaikan dengan kecepatan sepeda motor Anda. Medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Sepeda motor masih menjadi kendaraan favorit masyarakat, terutama untuk mereka yang tinggal di wilayah perkotaan. Irit dan lincah bermanuver di tengah kepadatan lalu lintas ibukota membuatnya kian diminati oleh  banyak masyarakat. 

Masalahnya tak sedikit pengemudi motor yang belum paham tentang teknik pengeraman yang benar. Meski terlihat sepele, teknik pengereman yang kurang tepat atau salah bisa membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
 
Chief Instructor dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu menjelaskan, cara melakukan pengereman kendaraan bermotor roda dua. Saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu, Ia menjelaskan bahwa saat pengereman juga perlu memperhatikan kecepatan tunggangan Anda.
 
"Saat melakukan pengereman, jangan sembarangan menggunakan rem. Dianalisa dulu kecepatan dan kondisi sekitar," papar Jusri.

Pria yang sudah lama malang-melintang di dunia safety riding dan safety driving tersebut menjelaskan, saat motor melaju dibawah 30 km per jam jangan gunakan rem depan, cukup dengan rem belakang saja. Menggunakan rem depan saat kecepatan rendah malah berbahya, karena bisa membuat roda mengunci dan setang berbelok.

Kemudian saat motor melaju pada kecepatan 30 hingga 80 km per jam, penggunaan rem dikombinasikan antara rem belakang dan rem depan. Dan jika kecepatannya lebih dari 8o km perjam, sebaiknya penggunan rem depan hanya untuk mengurangi laju kecepatannya.


(UDA)