Tips Knowledge

Risiko Poles Kaca Mobil dengan Teknik Gerinda

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 21 May 2017 13:42 WIB
tips knowledge
Risiko Poles Kaca Mobil dengan Teknik Gerinda
Merawat kaca yang tergores, dengan digerinda rawan retak. YouTube

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak cara untuk merawat kaca mobil, salah satunya menghilangkan baret atau goresan di kaca. Tapi tahukan Anda menghilangkan baret atau goresan dengan dipoles melalui teknik gerinda dapat membuat kaca rawan retak.

Pengelola Auto Salon Boutique, Agnes, menuturkan cara tersebut sangat beresiko bagi kaca. Menurutnya teknik tersebut bisa membuat kaca menjadi tipis dan membuat kaca rusak.

"Kalau kami tidak menggunakan cara itu (teknik poles dengan gerinda), karena risikonya besar. Salah-salah kaca bisa retak dan jika sudah rusak maka harus ganti secara keseluruhan," jelas Agens saat ditemui di bengkelnya yang terletak di Jalan Panjang Kebon jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Wanita berambut pendek tersebut menjelaskan bahwa salon mobil yang dikelolanya, menghilangkan baret di kaca bisa dilakukan dengan cara memoles. 

Jika kondisi kaca yang berjamur atau baretnya hanya sedikit bisa dipoles dengan tangan. Namun jika kondisi jamur dan baret di kaca cukup parah, maka memolesnya akan dilakukan dengan menggunakan mesin.

"Untuk membersihkan baret dan jamur di kaca, Auto Salon Boutique mematok tarif mulai dari Rp590 ribu hingga Rp960 ribu. Lama pengerjaannya tergantung kondisi kaca yang akan dikerjakan. Jika tidak parah mungkin bisa dikerjakan dalam waktu dua jam. Namun kondisi sudah parah mungkin perlu sehari penuh."


(UDA)