Tips Knowledge

Menakar Iritnya Mobil Listrik

Ekawan Raharja    •    Kamis, 02 Nov 2017 17:42 WIB
tips knowledge
Menakar Iritnya Mobil Listrik
Data membuktikan bahwa mobil listrik lebih irit dan ekonomis dibandingkan mobil bermesin bensin. BMW

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah kini sedang mempersiapkan regulasi untuk mobil listrik. Tentu diharapkan mobil listrik ini bisa menghasilkan emisi yang lebih ramah lingkungan dan irit.

Lantas seberapa iritkah mobil listrik jika dibandingkan dengan mobil bensin? BMW Group Indonesia membeberkan data yang dimiliki dengan membandingkan BMW X5 xDrive 40e dengan BMW X5 xDrive35i.

Product Specialist BMW Group Indonesia, Anindya Kumoro, melakukan uji coba keduanya dengan melintasi jalur di dalam kota Jakarta. Kurang lebih sehari-hari Anin menempuh jarak kurang lebih 22 kilometer.

Hasilnya dengan menggunakan travel charger untuk mengisi baterai BMW X5 xDrive 40e selama tujuh jam, nilai yang dikeluarkan sebesar Rp18.908. Sedangkan bila menggunakan i Wallbox Plus memerlukan waktu tiga jam pengisian, dan nilai yang dikeluarkan senilai Rp16.295.

"Waktu mengisi baterai di malam hari sebelum tidur. Sehingga ketika saya akan berangkat kerja, baterai listrik mobil sudah terisi penuh," jelas Anin di BMW Training Center, Serpong, Tangerang Selatan.

Sedangkan BMW X5 xDrive35i masih sepenuhnya menggunakan mesin bensin, juga menempuh rute yang sama, membutuhkan bensin dengan nilai mencapai Rp41.140. Kemudian ketika akan berangkat kerja, dia harus mengisi bensin 15-30 menit.

Anin pun mencobanya untuk ke jarak yang lebih jauh untuk melihat perbedaan keduanya. Dia melakukan uji coba dengan menempuh jarak kurang lebih 60 kilometer.

Hasilnya, BMW X5 xDrive 40e berteknologi plug-in hybrid menghabiskan listrik dengan nilai sekitar Rp37.108. Sedangkan BMW X5 xDrive35i menghabiskan bensin yang dinilai setara dengan Rp70.125.

"Perlu diingat bensin yang saya gunakan bensin dengan harga Rp9.350 per liter. Sedangkan listriknya seharga 1,468 per kWh," detail Anin.

Melihat data yang dimiliki oleh BMW Group Indonesia, jelas penggunaan mobil listrik lebih irit dibandingkan mobil bermesin bensin. Berharap saja harga mobil listrik bisa terjangkau di Indonesia.


(UDA)