Safety Riding

Ketahui Resiko Membonceng si Kecil di Musim Hujan

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 23 Mar 2017 13:55 WIB
Ketahui Resiko Membonceng si Kecil di Musim Hujan
Penting berkendara aman saat hujan. Dok. MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkendara di musim dengan kondisi jalan yang basah tentu berbeda dibanding berkendara saat musim panas di jalan yang kering. Agar lebih safety, biker harus lebih berkonsentrasi dan diperlukan kesiapan sepeda motor yang lebih. Apalagi saat membonceng si kecil, yang risikonya meningkat dua kali.

Tapi perlu diketahui, membonceng si kecil, baik di posisi depan maupun di belakang, punya risiko tersendiri. Penyebabnya adalah pegangan anak pada bodi dan juga tempat duduk motor biasanya lebih licin. Jadi risikonya, anak bisa kehilangan pegangan. Sementara jika dibonceng di belakang, anak juga punya kebiasaan tertidur.

Kalau sudah begini, disarankan untuk tidak mengambil risiko besar. Segera berhenti dan menunggu kondisi hujan agar reda. "Jika memang terpaksa harus melanjutkan perjalanan, ada baiknya memastikan si kecil bisa berpegang dengan baik dan juga terikat ke tubuh si pengendara," jelas Instruktur Safety Institute Indonesia, Dhany Ekasaputra, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam berbagai kondisi, membonceng si kecil saat mengendara kendaraan roda dua, sangat tidak direkomendasikan oleh pihak manapun. Baik instruktur safety riding, pun demikian dengan pihak kepolisian lalu lintas. Namun kendaraan roda dua yang sekarang menjadi moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat kita, secara otomatis membuat membuat banyak pengendara melakukan hal ini.

Solusi lain adalah menggunakan aksesoris khusus untuk membonceng. Misalnya seperti jok khusus bagi si kecil, meski pun Ia tertidur. Tapi ingat, ini bukan solusi untuk mengharuskan Anda membonceng si kecil dalam kondisi hujan.
(GUS)