Tips Knowledge

Ban Botak, Mobil Riskan Hilang Traksi saat Hujan

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 27 Oct 2017 08:05 WIB
tips knowledge
Ban Botak, Mobil Riskan Hilang Traksi saat Hujan
Waspada ban botak bisa kehilangan traksi saat hujan. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Ban atau si karet bundar memiliki fungsi kemudi, dan sangat penting untuk mengontrol arah kendaraan, karena komponen yang satu ini langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.

Untuk itu, Mus Mulyadi Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, menjelaskan, tentang kondisi ban mobil yang aman untuk digunakkan.

Menurutnya, semua produk ban sudah dilengkapi dengan indikator keausan atau Tread Wear Indicator (TWI). TWI adalah batas akhir pemakaian, yang punya ketinggian (ketebalan) 1,6 milimeter. TWI ini dilambangkan dengan gambar segitiga pada sisi ban.

Mus mengatakan, Jika kondisi ban telah menyentuh batas akhir pemakaian (TWI), sebaiknya segera diganti karena sudah tak aman. Saat hujan, ban dengan kondisi seperti ini sudah tidak bisa membuang air dengan sempurna, atau disebut aquaplaning (kehilangan traksi pada aspal).

Selain itu, ban mobil yang telah melebihi batas akhir pemakaian, pada kecepatan 60 km per jam hanya mampu mengalirkan 4 liter air per detik, selebihnya tidak terbuang dan membuat ban berada di atas permukaan air.

Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan mobil tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur.

Mulai sekarang perhatikan kondisi ban mobil Anda, apabila sudah melebihi batas akhir pemakaian (botak), sebaiknya berhati-hati dan perhatikan kecepatan mobil Anda. Agar bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.


(UDA)