Safety Riding

Hindari Pakai Rem Depan Saja, Saat Kecepatan Rendah

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 02 Jun 2017 11:49 WIB
Hindari Pakai Rem Depan Saja, Saat Kecepatan Rendah
Pengereman sepeda motor harus disesuaikan dengan kecepatan berkendara. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebiasaan menggunakan rem depan sepeda motor saat melaju dengan kecepatan rendah, masih banyak dilakukan oleh pengemudi. Padahal, untuk menggunakan rem depan ada cara dan teknik yang baik dan benar.  

Hal ini dijelaskan Chief Instructor dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu, bahwa cara pengereman sepeda motor harus memperhatikan kecepatan saat berkendara.

"Jangan sembarangan menggunakan rem. Dianalisis dulu kecepatan dan kondisi sekitar, dan hindari menggunakan rem depan saja saat kecepatan kendaraan di bawah 30 kilometer per jam (kpj). Cukup dengan rem belakang saja," papar Jusri, saat berbincang kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Alasannya, menggunakan rem depan saat kecepatan rendah bisa membuat roda mengunci dan setang berbelok. Jika ingin memperlambat motor saat berada di kecepatan 30-80 kpj, kombinasikan antara rem belakang dan rem depan.

Disarankan, sebaiknya gunakan cara pengereman bersamaan atau kombinasi, tujuannya agar sepeda motor dapat berhenti lebih cepat dan jaraknya lebih pendek. Pengereman kombinasi ini digunakan sampai sesaat sebelum roda terkunci.

Khusus untuk motor tipe otomatis, sudah ada yang mengaplikasi teknologi combine brake atau kombinasi pengereman depan dan belakang secara otomatis. Namun untuk motor tipe cub/bebek atau sport, belum ada yang mengaplikasi sistem tersebut.

Oleh karena itu, selain cara mengerem yang juga harus dijaga, kecepatan juga sangat penting. Jadi jika harus mengerem ekstrim pun, kemungkinan selip sangat kecil.
(UDA)