Tips Mudik Aman

Ini Penyebab Indikator Check Engine Menyala

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 12 Jun 2017 07:19 WIB
tips mudik
Ini Penyebab Indikator <i>Check Engine</i> Menyala
Sebab indikator check engine mobil nyala. Wikipedia

Metrotvnews.com, Jakarta: Indikator yang terdapat di instrumen mobil berfungsi untuk memberitahukan pengemudi apabila terjadi malfungsi atau masalah terhadap komponen mobil. Salah satunya apabila indikator "check engine" menyala yang menandakan mobil Anda butuh perbaikan.

"Jangan panik, indikator check engine yang menyala tidak akan membuat mesin mobil Anda mati mendadak. Indikator menyala biasanya karena ada gangguan pada bagian mesin atau sensor yang tidak berfungsi," kata Fahmi pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor di bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat, kepada Metrotvnews.com, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pengalamannya, berikut beberapa jenis perbaikan yang paling banyak dilakukan di bengkel mobil Fahmi Jaya Motor akibat indikator check engine.

Perbaikan Oyxgen Sensor
Oyxgen Sensor sangat penting untuk kinerja mesin mobil serta lingkungan, komponen ini bertugas untuk mengukur jumlah oksigen yang tidak terbakar di knalpot, dan memberitahu komputer agar oksigen bekerja ideal.

Sensor O2 dapat rusak sebelum waktunya karena berbagai alasan, termasuk kurangnya pemeliharaan seperti penggunaan jenis bahan bakar yang tidak direkomendasikan, atau kontaminasi mesin dari kebocoran pendingin internal. Jika diabaikan, sensor O2 rusak dapat mengakibatkan pengurangan 40 persen gas mileage.

Catalytic Converter atau disebut sensor katalis terpasang di saluran pembuangan

Catalytic Converter
Dalam kebanyakan kasus, catalytic converter merupakan komponen yang tidak mudah rusak. Penyebab kerusakan biasanya akibat mengabaikan busi rusak dan membaiarkan terlalau lama, termasuk koil pengapian atau masalah mekanis mesin.

Ignition Coil (s) dan Spark Plug (s)
Kerusakan komponen ini akibat dari mengabaikan dan tidak segera mengganti busi yang rusak, yang dapat menyebabkan kerusakan lebih parah, terutama pada bagian koil pengapian.

Contoh komponen thermostat

Thermostat
Termostat merupakan komponen yang berfungsi mengatur pendingin mesin yang ideal secara otomatis. Jika komponen ini rusak, komputer kendaraan akan menyalakan lampu check engine.

Ignition Coil (s)
Kumparan pengapian digunakan untuk menyediakan sumber pengapian di mesin untuk membakar bensin. Jika diabaikan bisa merusak ke komponen yang lain seperti busi dan suhu mesin cepat panas, termasuk merusak catalytic converter.

Air flow pada mobil

Mass Air Flow Sensor
Mass air flow sensor berfungsi mengukur udara yang masuk ke mesin mobil, membantu menentukan berapa banyak bahan bakar yang masuk ke dalam mesin. Ketika sensor aliran udara massa rusak, maka keekonomisan bahan bakar bisa drop.

Kawat Busi dan Businya
Komponen ini berfungsi memicu udara yang masuk ke mesin dan bercampur dengan bahan bakar. Jika dibaikan berpotensi merusak catalytic converter.

Emisi evaporasi (EVAP) Purge Control Valve
Control valve purge adalah bagian dari sistem EVAP mobil, dan ketika mesin sedang berjalan dan dalam kondisi hangat, mesin komputer secara bertahap membuka katup purge untuk memungkinkan beberapa uap bahan bakar dipindahkan dari tabung arang untuk dibakar di mesin. Jika aliran pembersihan terbaca tidak ideal maka lampu check engine akan menyala.

Emisi evaporasi (EVAP) Pembersihan Solenoid
Pembersihan solenoid merupakan bagian dari sistem EVAP mobil dan membantu mengontrol berapa banyak uap bahan bakar dilepas ke atmosfer dari mobil. Pembersihan solenoid dikendalikan oleh kontrol modul mesin atau powertrain control module, dan beroperasi pada siklus dan sebagian dibiarkan terbuka.


(UDA)