Tips Berkendara

Lima Kesalahan Kerap Dilakukan Rider Pemula

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 24 Aug 2017 11:52 WIB
tips motor
Lima Kesalahan Kerap Dilakukan <i>Rider</i> Pemula
Tak hanya sekedar bisa, naik motor juga harus punya pengetahuan lebih. MCN

Metrotvnews.com: Sepeda motor masih dianggap sebagai alat transportasi yang mudah digunakan, makanya jumlahnya pun kian bertambah setiap hari. Tak heran makin banyak green rider atau pengendara pemula yang menyemplak motor untuk beraktifitas.

Sayangnya mereka hanya bermodalkan asal bisa saja. Kebanyakan dari mereka belum paham etika berkendara dan paham rambu-rambu lalu lintas. Menurut Andrew McCloud, pengelola sekolah berkendara CamRider di Inggris, setidaknya ada lima kesalahan yang kerap dilakukan rider pemula.

Belum Paham Rambu
Seperti yang diulas diawal, pemahaman rambu lalu lintas masih minim. "Kebanyakan rider pemula berusia 16-17 tahun, dan tak paham rambu-rambu. Harusnya pahami dulu baru berkendara," kata Andrew.

Kontrol Kopling
Khusus untuk pengguna motor dengan kopling manual, banyak pemula yang kesulitan memainkan kopling. Salah-salah, bukan tak mungkin motor kehilangan momentum saat tanjakan, atau mesin mati saat dikemacetan.

Membuntuti Kendaraan di Depan
Jaga jarak aman. Rider pemula acap kali membuntuti kendaraan di depannya, entah itu mobil, truk atau motor. "Kamu harus dua detik dibelakang kendaraan depanmu, berapa orang bisa melihatmu jika terlalu dekat dengan kendaraan di depan?" katanya.

Berpuas Diri
Ya asal sudah bisa berkendara, maka sudah dianggap mahir. Tak heran banyak anak sekolah yang berkendara tanpa helm dan cenderung ugal-ugalan. Mereka sudah puas karena bisa riding dengan motor pemberian orangtuanya, tanpa mau memahami lebih lanjut tenta lalu lintas dan etika berkendara.

Rem Mendadak
'Awas rem mendadak' kerap terlihat pada mobil-mobil sekolah mengemudi. Lain lagi pada rider pemula, karena terlalu bersemangat dan tak menjaga jarak, mereka kerap melakukan rem mandadak, yang tentu saja akan mengagetkan pengendara lain di belakangnya.

"Berakselerasi dengan lembut, jaga jarak, menikung dengan mengurangi kecepatan akan meminimalkan kemungkinan melakukan rem mendadak," jelas Andrew.


(UDA)