Tips Knowledge

Musim Penghujan Tiba, Perhatikan Tingkat Keausan Ban

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 01 Oct 2017 13:40 WIB
tips knowledge
Musim Penghujan Tiba, Perhatikan Tingkat Keausan Ban
Rotasi ban disarankan saat musim hujan untuk menjaga performa. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Jakarta: Cuaca kerap kali menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Jalan licin dan genangan air bisa menjadi salah satu faktor yang mengancam keselamatan berkendara, terlebih jika tidak didukung ban yang masih baik.

Penting untuk mengetahui kondisi ban mobil yang digunakan pada mobil Anda. Karena komponen yang satu ini punya peran yang sangat vital untuk mengontrol arah kendaraan, dan langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.

Saat musim hujan atau kondisi jalan yang basah, diperlukan perfoma dan kondisi ban yang baik, karena berkaitan dengan faktor keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.

Mus Mulyadi Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, menjelaskan, tentang kondisi ban mobil yang aman untuk digunakkan. Semua produk ban sudah dilengkapi dengan indikator keausan atau Tread Wear Indicator (TWI). TWI adalah batas akhir pemakaian, yang punya ketinggian (ketebalan) 1,6 milimeter. TWI ini dilambangkan dengan gambar segitiga pada sisi ban.

Untuk menjaga performa ban tetap maksimal, Mus menyarankan untuk melakukan rotasi ban mobil secara berkala, hal ini bertujuan agar ban aus/habis secara merata/bersamaan. Karena berat kendaraan tidak merata pada keempat ban mobil.

Ia juga menjelaskan cara merotasi ban yang benar, yaitu memindahkan atau menukar posisi kedua ban depan ke belakang setiap 10 ribu kilometer. Namun perlu diingat, melakukan rotasi ban, tentunya hanya untuk mobil dengan ukuran ban yang sama. Sementara untuk ukuran berbeda, seperti yang terdapat pada mobil-mobil tipe sport, ukuran ban depan dan belakang biasanya berbeda. Jadi tidak disarankan untuk melakukan rotasi.

Perlu diketahui, ban mobil yang telah melebihi batas akhir pemakaian, pada kecepatan 60 km per jam hanya mampu mengalirkan 4 liter air per detik.  Selebihnya tidak terbuang dan membuat ban berada di atas permukaan air. Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan mobil tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur.

Mus mengingatkan, apabila pemakaian ban sudah melebihi batas akhir pemakaian (botak), sebaiknya berhati-hati dan perhatikan kecepatan mobil Anda. Agar bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.


(UDA)