Tips Knowledge

Mobil Jarang Pakai, Tetap Perhatikan Pelumas Mesin

Ahmad Garuda    •    Senin, 15 May 2017 19:00 WIB
tips knowledge
Mobil Jarang Pakai, Tetap Perhatikan Pelumas Mesin
Sistem pelumasan dalam mesin mobil, sudah diatur sedemikian rupa dan membutuhkan pelumas yang bisa bekerja efektif. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemilik mobil selalu diingatkan untuk tetap mengganti pelumas mesin mobil sesuai dengan waktu atau kilometer yang sudah ditentukan. Namun perlu diingat, meski mobil jarang digunakan, bukan berarti pelumas tak perlu diganti sesuai dengan tenggang waktu yang sudah ditentukan.

Perlu diingat, bahwa meski mobil jarang digunakan, bukan berarti pelumas di dalamnya dalam kondisi yang baik-baik saja. Ada kemungkinan kandungan di dalam pelumas bisa berubah, dan jika tetap digunakan bisa menyebabkan mesin rusak.

“Kita bicara pelumas di mesin, itu tugasnya melindungi mesin dari gesekan. Kalau kekentalannya dan zat adiktifnya masih ada tentu tidak masalah. Kedua, pelumas itu memiliki anti korosi. Kalau sudah rusak, lama-lama pelumasnya menjadi asam, perlindungan korosi menjadi turun. Bisa jadi mesin bukan rusak karena ada gesekannya tapi karena faktor korosi. Jadi kami tidak sarankan untuk melampaui lebih dari yang disyaratkan pembuat mesin,” ujar Technical Manager PT Shell Indonesia, Shofwatuzzaki, beberapa waktu lalu di Epicentrum Kuningan Jakarta.

Pemilik mobil sebaiknya perlu memperhatikan kondisi pelumas di mobilnya. Untuk bisa mengetahui kapan pelumas perlu diganti atau tidak, bisa membaca di buku manual mobil. Atau pemilik mobil bisa memeriksa kartu servis yang diberikan setiap pergantian pelumas.

“Kalau bicara rekomendasi tidak hanya rekomendasi jarak, tapi juga waktu. Mana yang sampai terlebih dahulu, maka pelumas harus ganti. Kalau mobil jarang keluar namun sudah mencapai enam bulan harus diganti. Permasalahannya saat diam itu ada kontaminasi uap air dan lain-lain," tambahnya.

Sedangkan untuk memeriksa kondisi pelumas, pemilik mobil bisa memeriksanya melalui deep stick. deep stick ini bisa ditemukan di ruang mesin, biasanya berupa lempengan pipih untuk memeriksa volume pelumas dan juga kondisi pelumas.


(UDA)