Safety Driving,

Beban Overload, Konsumsi BBM jadi Boros

Ekawan Raharja    •    Minggu, 30 Dec 2018 09:06 WIB
safety drivingtips knowledge
Beban Overload, Konsumsi BBM jadi Boros
Jangan membawa barang overload ketika berpergian jauh. Medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: Momen libur akhir tahun banyak digunakan oleh masyarakat untuk berpergian. Jika hendak berpergian dengan mobil pribadi, pastikan tidak membawa barang bawaan yang berlebih atau overload.

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan pastikan pengemudi membawa barang-barang seperlunya saja. Karena berpegian dengan barang bawaan yang overload memuat mengemudi tidak efisien dan ekonomis.

"Kalau ada barang bawaan yang banyak, seperti oleh-oleh untuk saudara, sebaiknya di kirim pakai paket saja. Sehingga membawa barang seperlunya, dan mengemudi lebih efektif dan ekonomis," ujar Jusri kepada medcom.id melalui pesawat teleponnya.



Dia menjelaskan kalau memuat beban overload maka membuat perjalanan tidak efektif. Mulai dari ruang kabin yang semakin sempit, jarak pengereman yang lebih jauh, hingga hambatan angin yang lebih besar jika menggunakan roofbox.

Sedangkan konsumsi bahan bakar nantinya juga bakal lebih boros. Bahkan bisa dinilai tak ekonomis karena komponen-komponen di mobil bekerja ekstra dan membuat umurnya lebih pendek. Sehingga selama perjalanan pengemudi akan lebih cepat mengisi bahan bakar, dan pergantian komponen pun akan lebih cepat.

"Tentu dengan mobil yang overload membuat gaya mengemudi juga berubah, body roll akan lebih terasa bila mobil melakukan manuver dan efeknya badan pun akan lebih cepat lelah."


(UDA)