Tips Mudik Aman

Kenali Gejala Kopling Mobil Aus Sebelum Mudik

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 30 May 2017 21:37 WIB
tips mobil
Kenali Gejala Kopling Mobil Aus Sebelum Mudik
Contoh kampas kopling pada transmisi manual. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Perjalanan mudik sebentar lagi dimulai. Sudah selayaknya Anda mempersiapkan vitalitas kendaraan yang digunakan mudik, terutama yang memiliki jam terbang tinggi. Sebab spare part atau komponen mobil atau motor punya jangka waktu atau masa pakai tertentu.

Terlebih untuk komponen fast moving di mesin, seperti kampas kopling/clutch pad. Kopling punya peran penting yang berfungsi untuk menghubungkan tenaga mesin ke transmisi dan memutar roda sehingga kendaraan dapat bergerak. Jika komponen ini rusak, mobil Anda tidak akan bergerak alias mogok.

“Bagi mobil yang menggunakan transmisi manual, tanda kampas kopling habis/tipis adalah setelan pedal kopling jadi tinggi dan mesin kurang tenaga alias lemot. Selain itu, suara mesin meraung tak bertenaga,” jelas Toha, mekanik yang praktik di bengkel Pit Stop di Jakarta Timur, kepada Metrotvnews.com, Kamis  (22/12/2016).

“Kampas kopling bisa rusak karena usia pakai dan cara pemakaian. Biasanya akibat sering menggantung pedal kopling dalam waktu lama. Terutama saat tanjakan. Selain itu bisa karena beban muatan yang banyak dan berat sehingga kopling kerja ekstra keras,” tambah Toha.

Kopling di transmisi otomatis

Cerita berbeda dengan mobil yang menggunakan transmisi otomatis. Satu hal yang harus diperhatikan ketika perawatan transmisi otomatis adalah soal penggantian oli secara teratur. Selain itu penggunaan oli transmisi yang sesuai rekomendasi pabrikan.

“Ganti oli sesuai jarak tempuh kilometer. Sebisa mungkin tidak pakai oli sembarangan. Gunakan merek dan jenis oli transmisi yang direkomendasikan oleh pabrikan. Menggunakan oli sembarangan bisa berakibat fatal. Kampas kopling otomatis bisa gosong dan tidak bisa jalan,” beber Toha.

Jadi jangan menunda untuk mengganti spare part/komponen yang telah rusak atau yang sudah lewat masa pakai. Hal itu agar tak berdampak ke komponen lainnya. Lakukan servis berkala, dan konsultasikan ke bengkel langganan Anda untuk perawatan mobil.


(UDA)