NEWSTICKER

Tag Result:

BP2MI Cari 2 TKW Diduga Korban Wowon Cs yang Hilang

BP2MI Cari 2 TKW Diduga Korban Wowon Cs yang Hilang

Headline News • 6 days ago pembunuhan

Dua TKW yang diduga korban serial killer Wowon cs, belum diketahui keberadaannya. Polisi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berupaya untuk terus lakukan pencarian terhadap dua korban tersebut.

Kedua TKW yang hilang bernama Neuneu dan Epi, berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Kejadian bermula saat polisi mendapat laporan dari salah satu TKW, Hana, yang mengaku kehilangan dua rekannya. 

Menanggapi hal itu, BP2MI terus berkomunikasi dengan kepolisian untuk bersama-sama temukan dua TKW yang hilang. 

Korban Penipuan Wowon: Saya Transfer Rp75 Juta

Korban Penipuan Wowon: Saya Transfer Rp75 Juta

Metro Hari Ini • 8 days ago pembunuhan

Wowon cs terungkap telah menipu 11 TKW dengan modus penggandaan uang. Neng Hana, salah satu TKW telah memberikan lebih dari Rp75 juta kepada Wowon.

"Bukti transfer yang ada di saya Rp75 juta, mungkin bisa lebih dari itu," Neng Hana, dalam wawancara daring di  program Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu (28/1/2023).

Hana telah menyetorkan sejumlah uang kepada Wowon sejak 2018 secara berangsur. Hana tertarik "investasi" itu karena diiming-imingi sebuah rumah dan sebilah tanah oleh Wowon. 

Uniknya, Hana mengenal Wowon pertama kali berkat Siti Fatimah (korban terbunuh pertama), melalui sambungan telepon. Hana terus menyetor uang kepada Wowon hingga 2021. Namun, karena tidak ada kejelasan, Hana menghentikan penyetoran uang tersebut.

Hana mengaku, awalnya tidak menaruh curiga terhadap Wowon perihal penggandaan uang itu. Rasa curiganya muncul setelah Wowon kerap kali mengancam untuk tidak memberitahu soal penggandaan uang tersebut.

P2TP2A Berikan Pendampingan Hukum dan Psikologi untuk Istri dan Anak Wowon

P2TP2A Berikan Pendampingan Hukum dan Psikologi untuk Istri dan Anak Wowon

Metro Hari Ini • 8 days ago pembunuhan

Istri dan anak sulung Wowon mengalami trauma saat mengetahui kekejian dari sang suami. Keduanya mendapat pendampingan hukum dan psikologis dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Cianjur.
 
“Melihat kejadian (pembunuhan) ini, pihak keluarga memang membutuhkan perndampingan, baik hukum maupun psikologis,” ujar Ketua Harian P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani Umar.
 
Iis Suryati, Devi (14) mengalami  trauma saat mengetahui kekejian Wowon sebagai pembunuh berantai. Bahkan, Wowon pun sudah menyiapkan lubang besar yang diduga akan menjadi tempat mengubur Iis dan anaknya.
 
Sementara itu,  menurut Lidya pendampingan hukum dan psikologis ini untuk memberikan suport kepada keduanya agar tidak berputus asa. Khususnya dukungan terhadap anak Wowon yang tidak ingin kembali ke sekolah karena malu atas kasus ayahnya.

Sepeda Motor dan 3 Senjata Penembakan Massal di Menterey Park Ditemukan

Sepeda Motor dan 3 Senjata Penembakan Massal di Menterey Park Ditemukan

Metro Xinwen • 9 days ago pembunuhan

Sheriff Los Angeles County Robert Luna menyatakan, sejauh ini tim investigasi telah menemukan tiga senjata dan sebuah sepeda motor yang digunakan dalam kasus penembakan di Menterey Park, California. Tim investigasi meyakini sepeda motor tersebut diparkir dekat lokasi kejadian sebelum penembakan dan digunakan tersangka pelaku untuk melarikan diri. 

Seperti diketahui, tersangka yang merupakan seorang pria Asia (72) beraksi dengan senjata semi otomatis seperti submachine gun dengan magasin berkapasitas besar, kemudian pergi dari tempat kejadian dengan mobil van putih dan memasuki klub dansa di dekat lokasi pertama.

Petugas berhasil mengadang dan melucuti tersangka, tetapi tersangka kemudian bunuh diri di dalam mobil van saat hendak ditangkap. Insiden penembakan tersebut mengakibatkan 11 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Menurut data dari Gun Violence Archive, sejak awal 2023 hingga 24 Januari 2023 telah terjadi setidaknya 39 penembakan massal di seluruh AS, yang mengakibatkan total 70 kematian dan 167 luka-luka. Gun Violence Archive mendefinisikan ”penembakan massal” sebagai insiden dengan jumlah korban setidaknya empat orang, di luar penembak. 

Pada 24 Januari waktu setempat, Presiden AS Joe Biden mendesak Kongres untuk meloloskan dua RUU yang diusulkan Senat Partai Demokrat pada 23 Januari 2023, yang bertujuan untuk melarang penjualan senjata serbu dan magasin berkapasitas tinggi, serta menaikkan usia minimum untuk membeli senjata dari 18 tahun menjadi 21 tahun.

Berperan Sebagai 'Aki Banyu', Wowon Tipu Duloh dan Dede

Berperan Sebagai 'Aki Banyu', Wowon Tipu Duloh dan Dede

Newsline • 10 days ago pembunuhan

Polisi masih mendalami jejak digital atau percakapan via ponsel, antara Wowon Erawan yang berperan sebagai Aki Banyu, dengan Solihin dan Dede Solehudin.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyebut, Aki Banyu yang diperankan oleh Wowon, tidak diketahui oleh dua rekannya. Solihin dan Dede baru mengetahui sosok asli Aki Banyu saat Wowon ditangkap polisi.

Diketahui, Wowon memiliki kemampuan menirukan suara orang lain. Hal ini diperkuat dengan profesi yang yang digeluti Wowon yang mengaku sebagai dalang. Sosok Aki Banyu merupakan tokoh sentral, yang merupakan otak atas seluruh aksi penipuan dan pembunuhan.

Sebelumnya, polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur, yang dilakukan Wowon Cs, di mana adanya temuan sosok fiktif oleh para pelaku pembunuh berantai, bernama Aki Banyu. Penyidik telah mengantongi ponsel milik Wowon dan akan mendalami isi percakapan para tersangka melalui digital forensik.

Polisi Telusuri Aliran Dana Rp1 Miliar yang Dihimpun Wowon Cs

Polisi Telusuri Aliran Dana Rp1 Miliar yang Dihimpun Wowon Cs

Metro Pagi Prime Time • 12 days ago pembunuhan

Kasus pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur dan Garut, Jawa Barat, terus didalami oleh Polda Metro Jaya. Saat ini, polisi sedang menelusuri sumber aliran dana Rp1 miliar di rekening tersangka Dede Solehudin yang dikuasai tersangka Wowon Erawan. 

Dari hasil penyidikan sementara, uang Rp1 miliar ini merupakan total dari nilai yang ditransfer secara bertahap oleh beberapa Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri sejak 2019. 

Selain itu, polisi juga sedang mendalami bagaimana cara pelaku menjaring para korban penipuannya karena Wowon Cs mengincar korban dari kalangan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

Sebelumnya, kasus pembunuhan berantai Wowon Cs bermula saat satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, diracun di rumah kontrakan. Dari hasil penyelidikan, para korban diracun karena mengetahui penipuan dan pembunuhan yang dilakukan Wowon Cs.

Korban Wowon Cs Bertambah Jadi 11 Orang, 9 Tewas 2 Selamat

Korban Wowon Cs Bertambah Jadi 11 Orang, 9 Tewas 2 Selamat

Headline News • 13 days ago Pembunuhan

Penyidikan kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs, terus dilakukan oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Total korban pembunuhan berantai bertambah menjadi 11 orang.
 
Setelah menemukan sembilan korban tewas, petugas mendapati seorang pria bernama Ujang Zaenal, yang nyaris tewas di tangan para tersangka. Meski sempat koma, nyawa Ujang selamat setelah mendapat perawatan selama empat hari di rumah sakit wilayah Cianjur, Jawa Barat.
 
Dengan penemuan ini, jumlah korban dari para tersangka kini berjumlah sebelas orang, sembilan di antaranya meninggal dunia. Penyidik masih terus dalami motif pembunuhan yang dilakukan Wowon cs.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua dari tiga tersangka, yakni Wowon alias Aki dan Solihin alias Duloh, kini mendekam di tahanan. Sementara itu tersangka Dede solehudin, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Polisi Ungkap Wowon Cs Punya Peran Masing-Masing

Polisi Ungkap Wowon Cs Punya Peran Masing-Masing

Metro Siang • 14 days ago pembunuhan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkap adanya peran masing-masing dalam pembunuhan berantai Wowon Cs. Hingga kini, polisi masih terus melakukan proses pendalaman adanya dugaan motif lain.

"Di sini ada peran tentunya, partner in law, ada perannya masing-masing, siapa yang membujuk, kemudian datang dan kemudian melakukan eksekusi atau pembunuhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (22/1/2023).

Polisi juga membeberkan bahwa Wowon, selaku pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur memiliki enam istri. Sebanyak tiga orang di antaranya tewas dibunuh.

Diketahui, istri pertama Wowon tewas dibunuh pada 2020 silam di Cianjur. Kemudian Halimah dan Ai Maemumah yang merupakan istrinya juga dibunuh oleh Duloh.

Sejauh ini polisi melihat motifnya adalah supranatural (dukun) dan ekonomi. Adapun modusnya adalah mengaku bisa menggandakan uang dan kemudian saat korban menagih uangnya, korban dibunuh.

Meninggal 7 Tahun Lalu, Keluarga Baru Tahu Halimah Jadi Korban Wowon Cs

Meninggal 7 Tahun Lalu, Keluarga Baru Tahu Halimah Jadi Korban Wowon Cs

Metro Siang • 14 days ago pembunuhan

Korban pembunuhan berantai Wowon Cs terus bertambah. Terbaru, Polda Metro Jaya mengungkap satu korban atas nama Halimah yang merupakan salah satu istri Wowon dimakamkan di tempat pemakaman umum tanpa meninggalkan kecurigaan.

Terungkapnya korban atas nama Halimah ini terkuak usai Polda Metro Jaya mengungkap fakta ke publik soal kematian istri kelima Wowon yang diduga juga menjadi korban pembunuhan.
 
Diketahui, Halimah merupakan istri Wowon yang meninggal tujuh tahun lalu. Ia dimakamkan pihak keluarganya di tempat pemakaman umum di Desa Karang Tanjung Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

Adik Halimah, Misbah mengaku dirinya lah yang menjemput Halimah saat meninggal dengan menggunakan mobil ambulans desa. Misbah menyebut saat Halimah sakit hingga meninggal, Wowon tidak pernah menemui Halimah.

"Wowon itu pas istrinya sakit, tidak pernah muncul," ujarnya.
 
Meski meninggal akibat sakit yang tidak wajar, namun pihak keluarga tidak curiga jika Halimah menjadi salah satu korban keganasan Wowon Cs. Keluarga korban berharap kasus yang menimpa halimah segera dituntaskan dan pelaku dihukum seberat-beratnya.

Jasad Salah Satu Istri Wowon Ditemukan Terkubur di Rumah Kontrakan

Jasad Salah Satu Istri Wowon Ditemukan Terkubur di Rumah Kontrakan

Metro Malam • 15 days ago pembunuhan

Pemilik rumah yang dikontrak oleh Farida, salah satu korban pembunuhan berantai oleh Wowon merasa kaget ada mayat yang dikubur di rumahnya. Farida merupakan seorang TKW yang menjadi salah satu istri Wowon.

Rumah kontrakan ini berlokasi di Dukuh Babakan Curug, Desa Kerta Jaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Pemilik kontrakan bernama Dedy Soemantri. Ia mengaku kaget lantaran ada mayat yang terkubur di bawah lantai rumah kontrakannya. Dedy menjelaskan bahwa Farida mengontrak di kontrakannya selama empat bulan pada 2021 dan rutin membayar.

Menurut Dedy, selama mengontrak Farida jarang keluar rumah. Selain Farida, diketahui ada wanita lain yang tinggal di rumah kontrakan tersebut bernama Rina yang merupakan anak dari Solihin, salah satu tersangka. Namun, hingga kini tidak ketahui keberadaannya

Gaya Hidup Jadi Faktor Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Gaya Hidup Jadi Faktor Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Metro Siang • 15 days ago pembunuhan

Terkuaknya Wowon Erawan Cs sebagai pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur dan Garut, Jawa Barat, menuai teka-teki. Pakar menilai faktor pembunuhan berantai Wowon Cs karena persoalan gaya hidup.

"Nampaknya ada soal gaya hidup, juga soal kemiskinan," ucap Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, Sabtu (21/1/2023).

Faktor tersebut menjadi penguat alasan Wowon Cs melakukan pembunuhan berantai. Sebab, mereka berupaya mendapatkan uang secara instan dari para korban dengan modus ajaran supranatural yang diiming-imingi akan segera sukses. 

Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka pembunuhan berantai atas nama Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Dullah dan Dede Solehudin. Hingga kini korban tewas yang tercatat berjumlah sembilan orang.

Fact Check: Wowon 'Dukun Sadis' si Pembunuh Berantai

Fact Check: Wowon 'Dukun Sadis' si Pembunuh Berantai

Metro Siang • 15 days ago Pembunuhan

Wowon Erawan, pelaku pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur, dan Garut, Jawa Barat. Kasus ini ketahuan setelah polisi mendalami kasus sekeluarga yang tewas diracun di Bantar Gebang, Bekasi.

Polisi menemukan pelaku kejahatan berjumlah tiga orang, yaitu Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Dullah (60), dan M Dede Solihudin (34). 

Alasan para pelaku membunuh adalah karena para korban mengetahui pelaku melakukan tindakan pembunuhan sebelumnya. Sehingga, pelaku menghabisi nyawa korban dengan racun pakai pestisida yang dimasukkan ke kopi.

Hasil pemeriksaan laboratorium, ditemukan unsur kimiawi berbahaya dari muntahan para korban. Dari keterangan pemeriksaan, ternyata semakin ketahuan kaitannya dengan kasus pembunuhan lainnya.

Polisi mengembangkan kasus ini hingga ke Cianjur, Jawa Barat. Polisi menemukan kerangka manusia yang dikubur di rumah milik Wowon alias Deden dan rumah Solihin alias Ihin. Kerangka manusia yang ditemukan ada yang meninggal sejak 2 tahun lalu hingga baru 2 bulan.

Wowon dan kedua rekannya ketahuan sudah menghabisi nyawa beberapa orang termasuk empat orang yang dikubur di Cianjur dan satu orang yang dibuang ke laut. Total sampai saat ini, sudah sembilan orang yang menjadi korban pembunuhan para pelaku.

Sejauh ini polisi melihat motifnya adalah supranatural (dukun) dan ekonomi.Adapun modusnya adalah mengaku bisa menggandakan uang dan kemudian saat korban ditagih uangnya, pelaku dibunuh.

Sementara itu, polisi menemukan uang sebesar Rp1 miliar dari hasil kejatahan ini. Diduga uang itu didapat dari hasil pembunuhan dua TKW.

Pemilik Kontrakan di Cianjur Kaget Rumahnya Dijadikan TKP Serial Killer

Pemilik Kontrakan di Cianjur Kaget Rumahnya Dijadikan TKP Serial Killer

Metro Siang • 15 days ago pembunuhan

Pemilik kontrakan Farida, korban pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Wowon di Cianjur, mengaku kaget setelah mengetahui adanya jasad yang dikubur di rumahnya.

Menurut Dedi, pemilik rumah kontrakan, selama mengontrak sejak 2021 lalu, Farida jarang keluar rumah. 

Namun, Dedi mengetahui bahwa rumah kontrakan ini tidak diisi Farida saja. Ia ditemani perempuan muda bernama Rina, yang mengaku anak dari Solihin.

Oleh karenantya, Solihin sering datang kerumah tersebut. Sementara, Wowon yang merupakan suami Farida, jarang terlihat. 

Dedi juga mengaku, selama ini tidak pernah curiga dan tidak melihat adanya kejanggalan di sekitar rumah.  

Pembunuh Berantai Wowon Cs Mudah Beraksi Karena Korban Masih Keluarga

Pembunuh Berantai Wowon Cs Mudah Beraksi Karena Korban Masih Keluarga

Newsline • 16 days ago pembunuhan

Terungkapnya Wowon Erawan sebagai pelaku pembunuhan sekeluarga yang tewas diracun di Bantar Gebang, Bekasi, menuai teka-teki. Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menilai, lancarnya aksi pembunuhan tersebut karena faktor antara pelaku dan korban memiliki hubungan dekat.

"Lebih mudah tentu, mengingat kecurigaan terhadap keluarga tidak ada, karena faktor hubungan dekat (keluarga)," jelas Adrianus Meliala.

Berdasarkan temuan penyidik, terdapat galian lubang baru yang berada di rumah Wowon di Cianjur, Jawa Barat. Wowon Erawan diduga sudah memiliki target korban baru.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap misteri kasus meninggalnya tiga anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyatakan bahwa kejadian ini merupakan pembunuhan berantai.

Pihak kepolisian telah menangkap tiga tersangka pembunuhan berantai atas nama Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Dullah dan Dede Solehudin. Diketahui bahwa Wowon adalah suami dari korban yang tewas di Bekasi bernama Maimunah.

Terkuak, Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Targetkan Korban Baru

Terkuak, Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Targetkan Korban Baru

Newsline • 16 days ago pembunuhan

Pelaku sekaligus otak pembunuhan sekeluarga yang tewas diracun di Bantar Gebang, Bekasi, Wowon Erawan diduga sudah menargetkan korban baru. Berdasarkan temuan penyidik, terdapat galian lubang baru yang berada di rumah Wowon di Cianjur, Jawa Barat.

Lubang itu akan digunakan untuk mengubur jasad korban yang sudah ditargetkannya, yakni istri ke-4 Wowon. Beruntung, polisi sudah menangkap para pelaku sebelum mengeksekusi target berikutnya.

Selain itu, ada juga lubang yang berlokasi di samping rumah Wowon yang merupakan lubang septic tank. Jenazah anak berusia dua tahun yang merupakan anak Wowon dari hasil perkawinannya dengan istri terdahulu terkubur dalam lubang tersebut.

Sementara, satu jenazah lainnya ditemukan terkubur disebuah rumah kontrakan korban di desa lain yang masih satu kecamatan. Korban merupakan mantan istri kedua Wowon yang dikubur pada 2021 lalu.

Sebelumnya, satu keluarga ditemukan tidak sadarkan diri di rumah kontrakan di kawasan Bantar Gebang, Bekasi pada 12 Januari 2022. Terdapat tiga orang tewas berinisial AM (35), RAM (21), dan MR (19).

Dalam kasus ini, korban meninggal memiliki hubungan dekat, yakni ibu dan anak. Ketiganya tercatat sebagai warga Cianjur, Jawa Barat.

Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Jalankan Aksi Keji Sejak 2021

Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Jalankan Aksi Keji Sejak 2021

Newsline • 16 days ago pembunuhan

Mengungkap rangkaian pembunuhan berantai yang dilakukan tiga tersangka, Wowon Erawan, Solihin dan Dede Solehudin. Ketiganya terkuak pasca-tewasnya tiga orang dari satu keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, akibat racun pada 12 Januari 2023. Ironisnya, para pelaku melakukan aksi keji tersebut sejak 2021. 

Dari pengembangan polisi, pelaku ternyata telah menghabisi nyawa sembilan orang di Bekasi, Garut, dan Cianjur. Empat jenazah yang dihabisi dua tahun lalu, ditemukan telah menjadi kerangka di sebuah lubang di samping rumah Solihin. Selain itu, di lubang lainnya terdapat dua jenazah yang merupakan mantan mertua dan mantan istri Wowon.

Lubang tersebut ditutup menggunakan cor semen dengan sebuah kandang ayam di atasnya. Sementara di lubang septic tank samping rumah Wowon, terkubur sesosok jenazah berusia dua tahun yang merupakan anak Wowon dari hasil perkawinan dengan istri terdahulu.

Satu jenazah lainnya ditemukan terkubur di sebuah rumah kontrakan korban di desa lain yang masih satu kecamatan. Korban merupakan mantan istri kedua Wowon yang dikubur pada 2021. Kini, tersisa satu korban lain yang masih dicari. 

Dugaan sementara, motif pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi adalah pesugihan dan penggandaan uang. Sementara menurut Ketua RT, Sunaryo, tersangka Wowon dan Solihin merupakan warga Desa Gunungsari, Cianjur, yang aktif bergaul dan tidak mencurigakan.

Solihin merupakan pedagang es cingcau yang berjualan di daerah Bekasi, sedangkan Wowon yang juga berjualan, jarang terlihat di kampung dan sering keluar rumah. 

Kronologi Terungkapnya Kasus Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur

Kronologi Terungkapnya Kasus Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur

Top News • 17 days ago pembunuhan

Ditreskrimum Polda Metro jaya mengungkap misteri kasus meninggalnya tiga anggota keluarga di Bantargebang Bekasi, Jawa Barat. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran menyatakan bahwa kejadian ini merupakan pembunuhan berantai.

Pihak kepolisian telah menangkap tiga tersangka pembunuhan berantai atas nama Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Dullah dan Dede Solehudin. Diketahui bahwa wowon adalah suami dari korban yang tewas di Bekasi bernama Maimunah.

Kasus ini terungkap bermula dari hasil forensik sisa makanan yang dikonsumsi korban di Bantargebang, Bekasi.

"Dari laboratorium forensik, setelah sisa makanan ini ada dua jenis racun tikus dan hama untuk pestisida. Dari kedokteran forensik hasil autopsi (juga) menemukan dua racun ini. Dari autopsi ada luka-luka di wajah. Ternyata selain diracun, korban dicekik agar cepat meninggal dunia," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Selain di Bekasi, pihak kepolisian juga menemukan tiga lubang yang berisi mayat yang diduga dibunuh dua tahun lalu oleh ketiga tersangka di Cianjur. Polisi kemudian mengembangkan temuan forensik tersebut serta melakukan penyelidikan dan mengarah ke tiga pelaku yang telah ditangkap Polda Metro Jaya di Cianjur.

Fakta lain juga mengungkap, ketiga pelaku juga telah membunuh korban lainnya berjumlah enam orang. Total, ada sembilan orang yang dibunuh oleh para pelaku.

Korban Pembunuhan Berantai di Cianjur Masih Keluarga Pelaku

Korban Pembunuhan Berantai di Cianjur Masih Keluarga Pelaku

Top News • 17 days ago pembunuhan

Berdasarkan keterangan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, pelaku dan korban pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur memiliki hubungan keluarga dan kekerabatan. 

Menurut Ketua RW 02 Desa Gunungsari, Dedi Setiadi, jenazah yang ditemukan di rumah pelaku Solihin merupakan mantan istri dan mertua dari Wowon. Sedangkan, jenazah yang ditemukan di lubang dekat rumah Wowon merupakan anak kandung dari Wowon.

"Kalau jenazah yang ditemukan di rumah pak Solihin, tapi baru tadi ada informasi katanya itu mantan istri Wowon dan mertuanya. Sedangkan korban yang ada di samping rumah Wowon itu adalah anak kandungnya (Wowon) sendiri," kata Ketua RW 02 Desa Gunungsari, Dedi Setiadi saat wawancara dalam program Top News Metro TV, Kamis (19/1/2023).

Diketahui, Solihin merupakan penduduk asli Desa Gunungsari, sedangkan Wowon merupakan pendatang di desa tersebut.

"Jadi istrinya (Wowon) orang sini, masih kerabatnya atau saudaranya pak Solihin," ujar Dedi Setiadi

Pasca-evakuasi tiga jenazah di tiga lubang yang berada di samping rumah Pelaku yakni Wowon dan Solihin aktivitas di sekitar lokasi kejadian terlihat sepi. Tidak ada penjagaan ketat yang dilakukan oleh pihak kepolisian di sekitar rumah pelaku. Namun, rumah pelaku dipasangi garis polisi agar tidak dimasuki oleh warga sekitar.

Pembunuh Berantai di Cianjur Sembunyikan Mayat di 3 Lubang Berbeda

Pembunuh Berantai di Cianjur Sembunyikan Mayat di 3 Lubang Berbeda

Primetime News • 17 days ago Pembunuhan

Polisi mengungkap fakta baru kasus pembunuhan berantai di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Polisi temukan tiga lubang yang berisikan mayat yang disembunyikan pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui pelaku telah membunuh lima orang yang disembunyikan di lokasi berbeda. Tiga lokasi tersebut, di antaranya di bawah kandang ayam berisi dua korban, di pekarangan rumah berisi satu korban, dan septic tank berisi satu korban. Pihak kepolisian masih akan terus mencari satu korban yang diketahui, dibuang ke laut.  

Diketahui, pembunuh merupakan orang yang sama dengan kasus keracunan yang terjadi di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Motif pembunuhan tersebut karena faktor supranatural. Pelaku membunuh seluruh korban yang mengetahui tindakannya.

Korban Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Berjumlah 9 Orang

Korban Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Berjumlah 9 Orang

Breaking News • 17 days ago pembunuhan

Polisi mengungkap total korban sementara kasus pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur ini sebanyak 8 orang dan pembunuhan di Garut satu orang.

"Jadi, kalau kita lihat berarti ada 8 tambah satu lagi di Garut jadi 9. Ini total sementara, kepastiannya sedang kita proses," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers, Kamis (19/1/2023).

Menurut Irjen Fadil Imran hal ini menarik secara scientific baik ilmu sosial maupun ilmu kedokteran untuk didalami setelah misteri kasus kematian satu keluarga di Kalideres.

Jumlah sementara korban pembunuhan berantai di Bekasi tiga orang meninggal dunia, satu orang selamat. Kemudian korban di TKP Cianjur ada empat kerangka dan dari pengakuan tersangka ada satu kerangka lain sedang dalam pencarian serta satu korban di Garut dikuburkan setelah sebelumnya dibuang ke laut. 

Pembunuhan Berantai Bekasi, 4 Jenazah Ditemukan di Sekitar Rumah Pelaku

Pembunuhan Berantai Bekasi, 4 Jenazah Ditemukan di Sekitar Rumah Pelaku

Breaking News • 17 days ago pembunuhan

Tim Polda Metro Jaya menemukan tiga lubang yang diduga berisi korban pembunuhan berantai yakni Wowon dan Solihin di rumahnya di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur.

"Setelah dilakukan pemeriksaan sejak pagi tadi, Tim Polda Metro Jaya bersama tim kedokteran forensik dan Absifor serta tim Labfor  langsung menindaklanjuti temuan fakta baru di Cianjur. Ditemukan tiga lubang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers, Kamis (19/1/2023).

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjelaskan tiga lubang tersebut yakni lubang pertama berisikan anak kecil yang diduga atas nama Bayu berusia dua tahun disamping rumah Solihin. Kemudian, lubang kedua berisi dua kerangka tulang yang ditemukan dalam satu lubang yang diduga atas nama Noneng dan Wiwit. Lubang ketiga berisi kerangka tulang yang diduga bernama Farida. 

"Tapi untuk membuktikan ini semua tentu memerlukan proses identifikasi primer pemeriksaan DNA dan sebagainya karena ada yang sudah meninggal dua tahun lebih, ada yang baru dua bulan. Tentu proses-proses memastika identitas korban perlu dilakukan tidak hanya tergantung pada pengakuan para tersangka," ujar Fadil Imran.

Mengungkap Misteri Kasus Keracunan Satu Keluarga di Bekasi

Mengungkap Misteri Kasus Keracunan Satu Keluarga di Bekasi

Metro Hari Ini • 17 days ago pembunuhan

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap misteri satu keluarga keracunan di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Pengembangan kasus ini menguak kasus pembunuhan berantai yang korbannya dikubur di Cianjur. 

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pihaknya telah mengamankan tiga orang dalam peristiwa keracunan satu keluarga. Dari hasil penyelidikan, petugas memastikan adanya tindak pidana dalam peristiwa yang menewaskan tiga orang tersebut.

Sementara itu, ada dua korban selamat dari peristiwa keracunan satu keluarga di Bekasi yakni seorang anak berusia lima tahun dan pamannya berinisial MDS. Kedua korban tersebut sempat mendapat perawatan di RSUD Bantar Gebang.

Sebelumnya, warga Kampung Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat dihebohkan dengan peristiwa penemuan empat orang yang merupakan satu keluarga dalam kondisi sekarat pada 12 Januari 2023. 

Menurut warga, kejadian berawal saat warga akan membangunkan korban. Saat pintu dibuka, warga terkejut melihat para korban terkapar dengan kondisi pada bagian mulut mengeluarkan busa. 

Terdapat lima orang penghuni saat ditemukan oleh warga yakni terdiri dari tiga pria, satu wanita dan satu anak namun anak tersebut tidak mengalami keracunan.

Warga Pasar Rebo Temukan Mayat Balita Penuh Luka

Warga Pasar Rebo Temukan Mayat Balita Penuh Luka

Metro Malam • 18 days ago pembunuhan

Seorang balita perempuan berusia dua tahun, ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Diduga kematian balita tersebut tidak wajar, karena ditemukan bekas luka.

Balita tersebut ditemukan oleh warga Jalan Saei, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo. Warga tidak menyangka suara tangisan balita pada Selasa (17/1/2023) malam, ternyata berasal dari suara tangisan AF yang ditemukan tewas oleh warga.

Sebelum dinyatakan tewas, balita itu di bawa ke Puskesmas Pasar Rebo, tetapi sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Pihak puskesmas menemukan ketidakwajaran di tubuh korban dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Guna memastikan kematian korban, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, untuk diautopsi. Menurut Ketua RT setempat, terdapat luka biru di pelipis dan luka di bagian bibir korban.

Kini kasus tersebut, ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur. Polisi juga telah memeriksa pemilik rumah kontrakan dan dua lansia yang tinggal bersama korban di rumah kontrakan itu.

Rekonstruksi Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Peragakan 35 Adegan

Rekonstruksi Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Peragakan 35 Adegan

Top News • 19 days ago pembunuhan

Polrestabes Makassar menggelar rekonstruksi kasus penculikan yang disertai pembunuhan bermotif jual organ tubuh di Mako Brimob Polda Sulsel. Sebanyak 35 adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini.

Rekonstruksi di mulai dari perencanaan pembunuhan, penculikan korban, pembunuhan di rumah pelaku hingga pelaku membuang jenazah korban di bawah Jembatan Nipa-Nipa Maros. 

Satu dari dua tersangka penculikan diperankan oleh pemeran pengganti karena masih di bawah umur. Penyidik akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum setelah menggelar rekonstruksi ini dan akan segera mengirim berkas perkaranya untuk dipelajari. 

Dalam kasus ini, tersangka Faisal terancam hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Sementara tersangka AD dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp200 juta.

Marak Penculikan dan Pembunuhan, Polda Sulsel Imbau Orang Tua Pantau Aktivitas Anak

Marak Penculikan dan Pembunuhan, Polda Sulsel Imbau Orang Tua Pantau Aktivitas Anak

Newsline • 22 days ago Pembunuhan

Pasca terjadinya penculikan berujung pembunuhan anak untuk dijual organ tubuhnya, Polda Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat agar lebih memperketat pengawasan terhadap anak. Selain itu, orang tua diharapkan untuk membatasi anak dalam bermain internet dan game.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sujdana menjelaskan, agar keluarga, orang tua dan masyarakat di lingkungannya untuk lebih mewaspadai situasi kondisi sekarang dan bisa menjaga anak-anak membatasi permainan game dan men-searching situs-situs berbahaya di internet.

Dalam mencegah kejadian serupa tak terulang kembali, Polda Sulsel pun kini memperketat penjagaan dan pengamanan di lokasi keramaian dan lokasi sepi yang kerap kali dijadikan tempat kumpul anak muda dengan patroli rutin.

Polisi Masih Selidiki Jenis Racun yang Tewaskan 3 Orang di Bekasi

Polisi Masih Selidiki Jenis Racun yang Tewaskan 3 Orang di Bekasi

Newsline • 22 days ago Pembunuhan

Dugaan keracunan yang menyebabkan tiga orang tewas di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih terus diselidiki mengenai jenis racun dan motif dari peristiwa tersebut.

Tiga hari pasca ditemukannya 5 korban, dalam kondisi 3 meninggal dunia dan 2 lainnya kritis diduga akibat keracunan, lokasi kejadian berada di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi dan masih dipasang garis polisi.

Kelima korban merupakan satu keluarga, yaitu pasangan suami istri, bernama Dede dan Yeni, dua anak, bernama Ridwan Abdul Muis dan Neng Risti Nuraini, sedangkan seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya atau mister x, adalah adik ipar dari sang istri.

Sejauh ini, satu korban dewasa yang masih dirawat di RSUD Bantargebang belum bisa dimintai keterangan, sementara sang anak yang sudah siuman, masih sulit diajak berkomunikasi karena dalam kondisi shock dan trauma berat.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui jenis racun dan apakah ada unsur kriminal dalam kasus ini.

Suasana Haru Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Keracunan di Bekasi

Suasana Haru Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Keracunan di Bekasi

Newsline • 22 days ago Pembunuhan

Tiga jenazah ibu dan dua anak, korban keracunan di rumah kontrakan di Bekasi pada Jumat (13/1/2023) malam, tiba di kampung halamannya di Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat. Keluarga mencurigai suami korban sengaja meracuni istri dan anaknya.

Suasana haru menyambut kedatangan tiga jenazah korban yang diduga keracunan di rumah kontrakannya. Ketiga jenazah tersebut langsung dimakamkan berdampingan. 

Keluarga berharap agar kepolisian segera mengusut kasus ini, keluarga menganggap kematian seluruh korban sangat janggal, karena saat kejadian suami korban langsung menghilang. Sehingga keluarga menduga kematian para korban sengaja diracun melalui minuman kopi.

Polisi Temukan Saksi Kunci Kasus Mutilasi Angela

Polisi Temukan Saksi Kunci Kasus Mutilasi Angela

Newsline • 22 days ago Pembunuhan

Tim Khusus Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya temukan saksi kunci yang dapat mengungkap motif Ecky Listianto dalam memutilasi Angela Hindriati. Polisi mengatakan, keterangan saksi kunci tersebut bisa mematahkan pengakuan tersangka.

Selain itu, penyidik juga menemukan fakta dari hasil penelusuran tim digital forensik, ditemukan fakta bahwa tersangka sering menggunakan aplikasi kencan. Dalam proses pemeriksaan, tersangka juga bersikap dingin, tenang dan pendiam.

Seblumnya, Ecky mengaku memiliki hubungan asmara dengan Angela. Dalam pemeriksaan, Ecky mengaku nekat membunuh dan memutilasi, lantaran Angela mengancam akan melaporkan hubungan asmara keduanya kepada istri Ecky.

Kominfo Blokir 7 Situs dan 5 Grup Media Sosial Jual Beli Organ

Kominfo Blokir 7 Situs dan 5 Grup Media Sosial Jual Beli Organ

Metro Siang • 22 days ago Pembunuhan

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir tujuh situs jual beli organ tubuh dan membekukan lima grup media sosial jual beli organ sejak Kamis (12/1/2023).

Dirjen Aptika Kominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan, tujuh situs jual beli organ tubuh yang sudah diblokir terdeteksi dibuat di luar negeri.

"Berdasarkan hasil profilling dan analisis, semua situs itu berada atau dibuat di luar negeri," ujar semuel.

1 dari 2 Tersangka Pembunuh Anak di Makassar Terancam Hukuman Mati

1 dari 2 Tersangka Pembunuh Anak di Makassar Terancam Hukuman Mati

Metro Siang • 22 days ago Pembunuhan

Fakta baru terungkap dari dua tersangka pelaku penculikan dan pembunuhan anak di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu tersangka diketahui bukan anak di bawah umur, melainkan sudah berusia 18 tahun.

Hal itu terungkap ketika pihak kepolisan memeriksa dokumen tersangka berupa kartu keluarga, diketahui tersangka MF saat ini sudah berusia 18 tahun. Dengan adanya fakta baru tersebut, kini tersangka MF terancam hukuman mati.

Sebelumnya, kedua tersangka dikenakan pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP subsider pasal 170 ayat 3 dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun.